WahanaNews.co | Kepala Biro Komunikasi dan
Informasi Kementerian Keuangan, Rahayu Puspasari, membenarkan sekaligus menegaskan bahwa tahun ini program
pemerintah berupa Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau BLT Subsidi Gaji tidak berlanjut.
Hal ini
menjawab rencana dari serikat pekerja yang akan menyurati Presiden Joko Widodo,
meminta agar program subsidi gaji dilanjutkan.
Baca Juga:
Agar LPG Subsidi 3 Kg Tepat Sasaran, Begini Rencana Pemerintah
"Betul,
di APBN 2021 tidak ada lagi subsidi upah," kata dia, saat
dihubungi wartawan, Rabu (3/2/2021).
Dia
menjelaskan, anggaran negara yang dipersiapkan tahun ini, hanya diperuntukkan
jaringan perlindungan sosial untuk golongan masyarakat 40 persen terbawah.
"Adanya
perlindungan sosial untuk kelompok 40 persen terbawah. Kayak subsidi Bantuan
Langsung Tunai (BLT) desa, sembako, ini masih ada," ujarnya.
Baca Juga:
Lapor ke Prabowo, Maruarar Sebut Penyaluran Rumah Subsidi Sudah 221.041 Unit
Sebelumnya,
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, menilai, sebaiknya program bantuan
subsidi upah atau gaji dilanjutkan.
Karena, menurutnya,
program ini sangat membantu untuk menjaga daya beli buruh.
Dia
juga mengungkapkan bahwa KSPI akan segera mengirim surat ke Presiden Jokowi
untuk melanjutkan program tersebut.