WAHANANEWS.CO, Jakarta - Penyerang Manchester City, Erling Haaland, kembali mencatatkan sejarah di Fantasy Premier League (FPL) setelah ditetapkan sebagai pemain dengan harga tertinggi untuk musim 2026/2027.
Bomber asal Norwegia tersebut dibanderol senilai £15,5 juta, menjadikannya pemain termahal sepanjang sejarah permainan fantasi resmi Liga Inggris.
Baca Juga:
24 Tahun, 300 Gol: Haaland Jadi Striker Paling Mematikan Abad Ini
Nilai tersebut melampaui rekor sebelumnya yang juga dipegang Haaland, yakni sebesar £15 juta pada musim 2024/2025.
Kenaikan harga tersebut tidak terlepas dari performa impresifnya sepanjang musim lalu.
Haaland berhasil mengakhiri kompetisi 2025/2026 sebagai pemain dengan perolehan poin tertinggi di Fantasy Premier League, sehingga kembali menjadi aset paling bernilai bagi para manajer FPL.
Baca Juga:
VVD Diyakini Kantongi Strategi Khusus Untuk Hentikan Haaland
Melalui unggahan resminya, Fantasy Premier League telah merilis daftar harga pemain untuk musim 2026/2027, termasuk pemain dengan banderol tertinggi dari masing-masing klub peserta Liga Inggris.
Daftar harga tersebut menjadi salah satu acuan penting bagi para manajer FPL dalam menyusun komposisi skuad sebelum kompetisi Premier League resmi bergulir.
Selain Haaland, sejumlah pemain bintang lainnya juga masuk dalam jajaran pemain dengan nilai tertinggi musim ini.
Bintang Liverpool, Mohamed Salah, dibanderol sebesar £14,5 juta, disusul gelandang Manchester United Bruno Fernandes dengan harga £12 juta.
Sementara itu, winger Arsenal Bukayo Saka dihargai £11 juta, sedangkan penyerang Newcastle United Alexander Isak dipatok senilai £10,5 juta.
Kelima pemain tersebut diperkirakan akan menjadi pilihan utama para manajer Fantasy Premier League pada pekan-pekan awal musim.
Selain memiliki harga tinggi, mereka juga dinilai sebagai pemain yang berpotensi memberikan kontribusi poin besar berdasarkan performa konsisten yang ditunjukkan pada musim sebelumnya.
Berikut daftar lima pemain dengan harga tertinggi di Fantasy Premier League musim 2026/2027 yang diprediksi menjadi andalan para manajer FPL dalam membangun skuad terbaik mereka.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]