WAHANANEWS.CO, Jakarta - Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut gembira peningkatan posisi Timnas Indonesia dalam ranking dunia FIFA setelah menjalani FIFA Matchday periode Juni 2026.
Kenaikan peringkat tersebut dinilai sebagai buah dari kerja keras para pemain, pelatih, ofisial, serta dukungan luar biasa yang terus diberikan para suporter kepada Skuad Garuda.
Baca Juga:
Andi Prokery Ujung Jabat Plt Ketua PSSI Dairi
Timnas Indonesia menutup agenda FIFA Matchday Juni 2026 dengan catatan yang sangat positif.
Dua kemenangan beruntun yang diraih anak asuh John Herdman berhasil mendongkrak posisi Indonesia di daftar peringkat FIFA.
Berdasarkan pembaruan terbaru, Indonesia kini menempati peringkat ke-118 dunia.
Baca Juga:
Gagal di Fase Grup, PSSI Diminta Perkuat Kompetisi Usia Muda Nasional
Pada laga pertama, Indonesia tampil impresif saat menghadapi Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 5 Juni 2026.
Dalam pertandingan tersebut, Skuad Garuda sukses mengamankan kemenangan telak dengan skor 3-0.
Tren positif berlanjut empat hari kemudian ketika Indonesia mampu mengatasi perlawanan Mozambik dan meraih kemenangan tipis 1-0.
Hasil maksimal dari dua pertandingan tersebut memberikan tambahan poin yang sangat berarti bagi Indonesia dalam perhitungan ranking FIFA.
Peningkatan poin itu sekaligus menjadi bukti perkembangan performa tim yang terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.
"Alhamdulillah, kita patut bersyukur, poin penuh di dua pertandingan kemarin memperbaiki peringkat kita. Terima kasih kepada seluruh suporter yang terus setia mendukung Timnas," ucap Erick dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 12 Juni 2026.
Meski mengapresiasi capaian tersebut, Erick menegaskan bahwa seluruh elemen tim tidak boleh terlena oleh kenaikan peringkat yang diraih saat ini.
Menurutnya, posisi dalam ranking FIFA hanya menjadi salah satu indikator perkembangan tim dan bukan jaminan untuk memenangkan setiap pertandingan.
Ia menekankan pentingnya menjaga fokus, konsistensi, dan semangat kerja keras agar Timnas Indonesia mampu terus berkembang serta mendekati target masuk ke jajaran 100 besar dunia.
"Saya tetap mengingatkan, peringkat di sepak bola kadang tidak menjamin hasil akhir. Jadi, kita harus tetap membumi dan fokus pada pertandingan-pertandingan selanjutnya agar bisa terus mendekati dan masuk 100 dunia," ujarnya.
Berkat dua kemenangan tersebut, Indonesia kini mengoleksi 1.157,14 poin dalam ranking FIFA terbaru.
Tambahan poin itu membuat Skuad Garuda melonjak hingga sepuluh peringkat sekaligus dan semakin mendekati negara-negara yang berada di atasnya.
Persaingan di papan tengah ranking FIFA juga semakin ketat. Indonesia kini hanya terpaut sangat tipis dari Sudan yang berada di posisi ke-117.
Berdasarkan perhitungan terbaru, selisih poin kedua negara hanya mencapai 0,08 poin.
Sementara itu, pelatih Timnas Indonesia John Herdman turut mengapresiasi performa para pemain selama FIFA Matchday Juni.
Ia menilai anak asuhnya mampu menunjukkan perkembangan yang signifikan, terutama dalam hal adaptasi menghadapi lawan dengan gaya bermain yang berbeda.
Menurut Herdman, kemampuan para pemain untuk menyesuaikan diri dengan berbagai situasi pertandingan menjadi faktor penting yang membantu Indonesia meraih hasil sempurna dalam dua laga internasional tersebut.
Selain itu, ia melihat tingkat kepercayaan diri para pemain terus meningkat sehingga membuat Timnas Indonesia semakin kompetitif di level internasional.
"Terlepas dari penambahan poin dan kenaikan peringkat, saya bangga dengan para pemain yang mampu beradaptasi menghadapi dua lawan yang berbeda karakter," ujar Herdman.
Kenaikan peringkat FIFA ini menjadi modal berharga bagi Timnas Indonesia dalam menghadapi agenda internasional berikutnya sepanjang 2026.
Setelah menyelesaikan FIFA Matchday Juni dengan hasil memuaskan, Skuad Garuda akan mempersiapkan diri untuk tampil pada ASEAN Hyundai Cup atau Piala AFF yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.
Setelah itu, Indonesia kembali menghadapi rangkaian pertandingan FIFA Matchday pada September mendatang.
Dengan tren positif yang terus berlanjut, peluang Indonesia untuk menembus 100 besar ranking FIFA semakin terbuka.
Namun, konsistensi performa dan hasil positif dalam laga-laga mendatang akan menjadi kunci utama untuk mewujudkan target tersebut.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]