WahanaNews.co |
Bulan Ramadhan bukan berarti kamu harus puasaolahraga. Pasalnya, olahraga
tetap penting dilakukan dengan rutin untuk menjaga kebugaran tubuh meski sedang
berpuasa.
Selama bulan ini, olahraga bisa dilakukan pada
waktu-waktu tertentu, yaitu sebelum sahur, sebelum berbuka, dan di malam hari
setelah salat tarawih.
Baca Juga:
Mau Perut Lebih Ramping? Coba 5 Tips Pola Makan Sehat Ini
Menurut ahli gizi Mochammad Rizal, SGz, olahraga yang
baik merupakan olahraga kombinasi aerobik dan anaerobik. Sejumlah jenis
olahraga aerobik merupakan olahraga kardio, yaitu senam, zumba, jogging ringan,
skipping, dan jalan cepat.
Sementara itu, beberapa jenis olahraga anaerobik atau
olahraga penguatan otot adalahhome body workout,circuit training,
push-up, sit-up, squat, dan lunges. Lalu, jenis olahraga apa sih yang cocok
dilakukan selama bulan Ramadhan?
Untuk jenis olahraga yang cocok dilakukan selama bulan
Ramadhan, Rizal mengatakan bahwa olahraga apapun boleh dilakukan, asalkan telah
sesuai dengan kondisi tubuh dan kebugaran masing-masing orang. Sebab,
masing-masing orang memiliki status kebugaran yang berbeda-beda.
Baca Juga:
Berikut Tips Supaya Tidak Lemas dan Ngantuk Saat Puasa
"Disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Status
kebugarannya seperti apa, fleksibilitasnya tubuh seperti apa, kekuatan ototnya
seperti apa, itu perlu diperhatikan," kata Rizal kepada media dalam acara
e-Life dengan tema Puasa Bikin Kurus atau Gemuk?', beberapa waktu lalu di
Jakarta.
Selain itu, memilih jenis olahraga yang disukai juga
tak kalah pentingnya.
Dengan demikian, olahraga bisa dilakukan dengan senang
hati dan rutin tanpa harus merasa terbebani.
"Nah yang kedua, selain kondisi itu ada
preferensi. Jadi percuma kita kemudian bilang olahraga A itu paling bagus, tapi
kalau orangnya gak suka justru dia malah gak akan olahraga. Jadi olahraga apa
yang bagus adalah olahraga yang temen-temen suka, sehingga bisa konsisten
melakukannya," lanjutnya. (Tio)