WAHANANEWS.CO, Jakarta - LALIGA kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu kompetisi sepak bola paling bergengsi di dunia setelah menutup musim 2025/26 dengan sederet pencapaian bersejarah.
Liga sepak bola kasta tertinggi Spanyol tersebut mencatat pertumbuhan signifikan di berbagai sektor, mulai dari peningkatan pendapatan, melonjaknya jumlah penonton di stadion, hingga kenaikan nilai komersial hak siar domestik.
Baca Juga:
Krisis Cedera dan Kartu Merah Warnai Kekalahan Madrid, Alonso Tuntut Tim Bangkit
Keberhasilan tersebut menjadi indikator positif bahwa LALIGA tidak hanya berkembang dari sisi kualitas kompetisi di lapangan, tetapi juga semakin kuat dalam aspek bisnis, teknologi, serta ekspansi pasar internasional.
Presiden LALIGA, Javier Tebas, melalui akun media sosial resminya, mengungkapkan sepuluh pencapaian utama yang berhasil diraih sepanjang musim 2025/26.
Berdasarkan informasi yang dirilis LALIGA pada 17 Juli 2026, berbagai capaian tersebut mencerminkan pertumbuhan kompetisi secara menyeluruh, baik dalam pengelolaan liga, inovasi teknologi, maupun peningkatan nilai ekonomi industri sepak bola Spanyol.
Baca Juga:
LaLiga: Barcelona Amankan Posisi Puncak Persaingan Usai Kalahkan Oviedo
Mengacu pada Economic Report terbaru, sepak bola profesional Spanyol berhasil membukukan pendapatan sebesar 5,464 miliar euro sepanjang musim 2025/26.
Angka tersebut meningkat sekitar 8,1 persen dibandingkan musim sebelumnya.
Selain itu, musim ini menjadi kali kedua secara berturut-turut pendapatan industri sepak bola profesional Spanyol melampaui angka lima miliar euro.
Dari sisi antusiasme suporter, LALIGA EA SPORTS juga mencatatkan rekor baru.
Sepanjang musim kompetisi, jumlah penonton yang hadir langsung ke stadion mencapai 11,6 juta orang, dengan tingkat okupansi stadion menyentuh 84,9 persen.
Persentase tersebut menjadi yang tertinggi dalam sejarah penyelenggaraan kompetisi LALIGA.
Sementara itu, apabila digabungkan dengan kompetisi kasta kedua, LALIGA HYPERMOTION, total kehadiran penonton sepanjang musim menembus angka 17,5 juta orang.
Capaian tersebut dinilai semakin istimewa karena diraih ketika sejumlah stadion masih menjalani proses renovasi, sehingga kapasitas tempat duduk yang tersedia belum dapat digunakan secara maksimal.
Di sektor komersial, LALIGA juga berhasil mengamankan peningkatan nilai hak siar domestik untuk periode 2027–2032.
Nilai kontrak komersial tersebut diproyeksikan melampaui 6,135 miliar euro, atau mengalami kenaikan hampir sembilan persen dibandingkan siklus hak siar sebelumnya.
Peningkatan ini menjadi sinyal kuat bahwa daya tarik kompetisi LALIGA di pasar penyiaran masih terus bertumbuh.
Tidak hanya berfokus pada aspek bisnis, LALIGA juga terus memperkuat upaya pemberantasan pembajakan digital melalui kolaborasi dengan sejumlah perusahaan teknologi global.
Langkah tersebut dilakukan untuk melindungi nilai komersial kompetisi sekaligus memastikan distribusi siaran berlangsung secara legal.
Selain itu, pengembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) juga menjadi salah satu prioritas LALIGA.
Pemanfaatan teknologi tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas produksi dan penyajian siaran pertandingan, sehingga mampu memberikan pengalaman menonton yang lebih baik bagi penggemar sepak bola di berbagai belahan dunia.
Di tingkat internasional, LALIGA terus memperluas jangkauan kompetisinya melalui berbagai kerja sama penyiaran di sejumlah negara.
Strategi ekspansi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat eksistensi LALIGA di pasar global sekaligus memperluas basis penggemar dan meningkatkan nilai komersial kompetisi pada masa mendatang.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]