WAHANANEWS.CO, Jakarta - Bek senior tim nasional Argentina, Nicolas Otamendi, resmi mengakhiri perjalanan panjangnya di level internasional.
Keputusan tersebut diumumkan Otamendi melalui akun media sosial pribadinya pada Kamis (23/7/2026), hanya beberapa hari setelah berakhirnya gelaran Piala Dunia 2026.
Baca Juga:
LeBron James Resmi Gabung Philadelphia 76ers, Teken Kontrak Dua Tahun Senilai Rp143 Miliar
Laga final Piala Dunia 2026 menjadi penampilan terakhir Otamendi bersama Tim Tango. Dalam pertandingan tersebut, pemain berusia 38 tahun itu tidak tampil sebagai starter.
Ia baru diturunkan pada babak kedua untuk menggantikan Lisandro Martinez dan membantu lini pertahanan Argentina hingga laga berakhir.
Sepanjang kariernya bersama tim nasional, Otamendi mencatatkan 139 penampilan.
Baca Juga:
PLN Electric Run 2026 Siap Digelar, Targetkan 8.000 Pelari untuk Kampanye Transisi Energi
Selama lebih dari satu dekade, ia menjadi salah satu pemain paling berpengalaman dan sosok penting di lini belakang Argentina.
Kontribusinya turut mengantarkan Argentina meraih berbagai prestasi di kancah internasional, menjadikannya sebagai salah satu bek terbaik dalam sejarah tim nasional.
Melalui unggahan perpisahannya, Otamendi mengaku keputusan untuk pensiun dari timnas merupakan langkah yang paling berat dalam perjalanan karier profesionalnya.
Meski demikian, ia merasa bangga pernah mengenakan seragam Albiceleste dan mewakili negaranya di berbagai ajang bergengsi.
“Saat ini , saya menulis keputusan terberat dalam karier saya. Sejak kecil, saya selalu bermimpi mengenakan seragam Argentina," ucapnya.
Otamendi juga menyampaikan rasa syukur karena mendapat kesempatan membela Argentina dengan penuh dedikasi.
Baginya, mengenakan seragam tim nasional merupakan kehormatan besar yang selalu dijalani dengan sepenuh hati, sekaligus tanggung jawab yang sangat berharga.
Sebelum mengakhiri pesannya, Otamendi memberikan motivasi kepada generasi penerus tim nasional Argentina agar terus menjaga semangat dan keyakinan dalam membela negara.
Ia berharap para pemain muda mampu melanjutkan tradisi prestasi yang telah dibangun selama bertahun-tahun.
“Untuk kalian yang meneruskan seragam ini, jangan berhenti percaya. Akan ada tantangan, namun cinta dan pengorbanan akan terbayar," ucapnya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]