WAHANANEWS.CO, Jakarta - National Paralympic Committee (NPC) Indonesia memberikan apresiasi atas hadirnya kategori khusus atlet disabilitas dalam kejuaraan bulu tangkis Kapolri Cup 2026.
Untuk pertama kalinya, ajang olahraga nasional tersebut menyediakan ruang kompetisi yang inklusif dengan mempertandingkan enam nomor khusus bagi atlet penyandang disabilitas yang seluruh pertandingannya dipusatkan di Jakarta.
Baca Juga:
Tim Para Bulu Tangkis Indonesia Borong 11 Emas di Eropa, Leani Ratri Sumbang Lima Gelar
Sebanyak 70 atlet terbaik yang berasal dari 10 provinsi dipastikan ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.
Selain menjadi ajang perebutan gelar juara, turnamen ini juga dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan sekaligus persiapan atlet menuju Asian Para Games 2026.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) NPC Indonesia, Ukun Rukaendi, menyampaikan rasa terima kasih kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang telah memberikan perhatian terhadap pengembangan olahraga disabilitas melalui penyelenggaraan Kapolri Cup 2026.
Baca Juga:
Anggaran Multiyears Dinilai Jadi Solusi Pelatnas Berkelanjutan Menuju Prestasi Dunia
Kejuaraan bulu tangkis tingkat nasional itu dijadwalkan berlangsung pada 27 Juli hingga 1 Agustus 2026.
"Ini merupakan sejarah bagi NPC Indonesia, kita bisa diberikan ruang untuk berada di sebuah kompetisi tingkat nasional. Kami mengucapkan terima kasih kepada institusi Polri, kepada bapak Kapolri, yang sudah memfasilitasi kita, memberikan atensi, apresiasi dan pengakuan, khususnya kepada atlet-atlet disabilitas dengan memberikan ruang serta kesetaraan," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) NPC Indonesia Ukun Rukaendi, Jumat, 24 Juli 2026.
Menurut Ukun, kehadiran kategori disabilitas dalam Kapolri Cup menjadi momentum penting untuk meningkatkan motivasi atlet-atlet daerah agar terus berkembang dan berprestasi.
Ajang tersebut juga menjadi kesempatan bagi atlet senior maupun atlet muda potensial untuk menunjukkan kemampuan mereka di tingkat nasional.
Salah satu atlet elite yang dipastikan tampil adalah Leani Ratri Oktila dari Riau.
Kehadirannya diharapkan dapat menambah daya saing sekaligus menjadi inspirasi bagi atlet-atlet muda penyandang disabilitas dari berbagai daerah.
"Dengan adanya kegiatan ini, keberadaan NPC Indonesia akan semakin dikenal di seluruh pelosok Indonesia dan tentunya kompetisi ini juga menjadi salah satu bentuk motivasi terhadap semua atlet, baik dari yang senior maupun atlet-atlet potensial dari setiap daerah," ujarnya.
Ukun menjelaskan bahwa seluruh peserta yang bertanding telah melalui proses klasifikasi nasional maupun internasional.
Tahapan tersebut menjadi syarat utama agar atlet dapat mengikuti pertandingan sesuai kategori disabilitas yang ditetapkan.
Selain Leani Ratri Oktila, sejumlah atlet nasional lainnya seperti Khalimatus Sadiyah dari Jawa Timur dan Subhan dari Jawa Tengah juga dipastikan meramaikan persaingan pada kejuaraan tersebut.
"Sebenarnya untuk pesertanya itu banyak sekali. Tetapi karena kejuaraan untuk atlet disabilitas ini membutuhkan proses klasifikasi dan klasifikasinya itu tidak mudah, sehingga atlet yang akan terjun adalah atlet-atlet yang sudah terklasifikasi secara nasional dan internasional. Semuanya adalah atlet-atlet terbaik Indonesia," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Seksi Humas dan Dokumentasi Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026, Irjen Pol. Ahmad Ramadhan, mengatakan penyelenggaraan kejuaraan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara yang digelar di Jakarta.
Menurutnya, keterlibatan atlet penyandang disabilitas menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam menghadirkan olahraga yang inklusif dan setara.
"Kolaborasi ini sebagai bentuk komitmen untuk menghadirkan kegiatan olahraga yang inklusif dan memberikan ruang bagi para atlet penyandang disabilitas untuk turut berpartisipasi dan berprestasi," kata Irjen Pol. Ahmad Ramadhan.
Ia berharap kolaborasi antara Polri, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), dan NPC Indonesia mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan bulu tangkis nasional sekaligus mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat melalui kegiatan olahraga.
Kategori umum dalam Kapolri Cup 2026 juga digelar bekerja sama dengan PBSI sehingga kejuaraan ini menjadi ajang kompetisi yang melibatkan atlet dari berbagai kategori dan tingkatan.
"Dengan kolaborasi bersama PBSI dan NPC Indonesia, serta dukungan seluruh pihak, kami berharap kejuaraan bulu tangkis Kapolri Cup 2026 ini dapat berjalan baik dan memberikan manfaat positif bagi perkembangan olahraga sekaligus mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat," ucap Ahmad Ramadhan.
Berdasarkan data persiapan yang dirilis Polri pada Jumat, 24 Juli 2026, sejumlah atlet nasional turut dipastikan ambil bagian dalam turnamen tersebut.
Selain Leani Ratri Oktila, atlet elite Qonitah Ikhtiar Syakuroh asal Daerah Istimewa Yogyakarta juga akan meramaikan persaingan, sehingga Kapolri Cup 2026 diharapkan menjadi salah satu kejuaraan bulu tangkis nasional paling bergengsi sekaligus memperkuat pembinaan atlet menuju berbagai ajang internasional.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]