WAHANANEWS.CO, Jakarta - Dalam upaya memperkuat transformasi kelembagaan sekaligus meningkatkan profesionalisme kinerja aparatur, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI), Erick Thohir, melakukan langkah strategis berupa penyegaran budaya kerja melalui rotasi dan penataan ulang pejabat di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI).
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menciptakan birokrasi yang lebih adaptif, modern, dan mampu menjawab tantangan zaman, khususnya dalam pengembangan sektor kepemudaan dan olahraga nasional.
Baca Juga:
Menpora Resmi Angkat Muhammad Gustri Oktaviandi sebagai Dirut LPUK Kemenpora
Dalam proses rotasi tersebut, Menpora Erick menyusun komposisi pejabat struktural yang lebih inklusif dan progresif.
Tercatat, sebanyak 34 persen posisi strategis kini diisi oleh perempuan, sementara 13 persen lainnya dipercayakan kepada pemimpin muda berusia di bawah 40 tahun.
Kebijakan ini menunjukkan keberpihakan terhadap pemberdayaan generasi muda dan peningkatan peran perempuan dalam kepemimpinan birokrasi.
Baca Juga:
Menpora Erick Thohir Resmi Rotasi Pejabat, Dorong Kemenpora Naik Kelas
Secara keseluruhan, jumlah pejabat struktural di Kemenpora saat ini mencapai 46 orang, yang terdiri dari 30 pejabat laki-laki dan 16 pejabat perempuan.
Dari sisi usia, sebanyak 40 pejabat berada pada rentang usia 40 tahun ke atas, sedangkan 6 lainnya merupakan pejabat berusia di bawah 40 tahun yang mewakili generasi muda dalam struktur organisasi.
Transformasi ini tidak hanya berfokus pada perubahan komposisi, tetapi juga menekankan pentingnya adaptabilitas, orientasi pada pelayanan publik, serta penerapan peran sebagai agent of change.
Tujuannya adalah membangun birokrasi yang dinamis, kompetitif, dan mampu mempercepat akselerasi kinerja Kemenpora menuju target-target strategis di tahun 2026.
"Kami mendorong profesionalisme, integritas dan kerja keras seluruh insan Kemenpora agar transformasi ini benar-benar terwujud dengan orientasi hasil yang jelas dan terukur," ujar Menpora Erick, Rabu (1/4/2026).
"Selamat atas amanah baru yang diemban, kita akan bersama-sama berusaha keras agar Kemenpora bisa menciptakan pemuda-pemudi yang berkarakter, berdaya saing serta meningkatkan prestasi olahraga Indonesia di masa depan," imbuhnya.
Di sisi lain, semangat regenerasi juga terlihat dari penunjukan pejabat muda dalam struktur organisasi.
Salah satunya adalah Muhammad Jari Badri yang berusia 26 tahun dan menjadi pegawai termuda yang dipercaya mengemban jabatan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sub Bagian Protokol.
Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
"Saya masih junior disini, tapi pastinya harus siap dan juga mampu melaksanakan apa yang diperintahkan oleh atasan. Apa yang harus saya buktikan kepada khususnya Pak Menteri yang telah mempercayai saya," ujarnya.
Selain itu, kepercayaan terhadap perempuan muda juga semakin diperkuat. Sarlawati Gita Afrianingsih (33 tahun) dipercaya menjabat sebagai Kepala Bagian Protokol dan Tata Usaha Pimpinan.
Ia mengungkapkan rasa bangga atas kesempatan tersebut sekaligus tekad untuk memberikan kinerja terbaik.
“Dengan banyaknya anak muda dan perempuan tentunya sangat bangga dan semoga Allah Tuhan YME dapat menolong saya untuk menjalankan amanah ini," ucapnya.
Sementara itu, Ummi Alifah (32 tahun) yang menjabat sebagai Plt. Kasubbag Staf Ahli, Staf Khusus Protokol Pimpinan, bersama Auliana Khoirunisa Lutfi (29 tahun) selaku Plt. Kasubbag BMN, juga menyampaikan pandangan positif terhadap peluang yang diberikan kepada perempuan dalam jabatan strategis.
"Saya merasa mendapat privilege (keistimewaan) bahwa ternyata perempuan juga bisa untuk mengisi jabatan-jabatan strategis dan struktural di Kemenpora. Jujur saya senang mendapatkan amanah besar ini dan saya berharap sebagai perempuan dapat melakukan kinerja yang baik, profesional dan berintegritas," tambah Ummi Alifah.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]