WAHANANEWS.CO Jakarta – Persita Tangerang terus memperkuat komposisi skuad untuk menghadapi kompetisi Super League musim 2026-2027.
Tim berjuluk Pendekar Cisadane itu resmi memperkenalkan tiga pemain anyar, yakni gelandang Sutanto Tan, gelandang Wahyudi Hamisi, serta penyerang asing Alexandre Ramalingom.
Baca Juga:
Tiga Pilar Persita Dapat Panggilan Timnas, Siap Bela Indonesia, Guinea Khatulistiwa, dan Kirgistan
Kehadiran ketiganya diharapkan mampu menambah kualitas tim sekaligus mendukung target Persita meraih hasil yang lebih baik dibanding musim sebelumnya.
Salah satu rekrutan yang diumumkan adalah gelandang berpengalaman asal Pekanbaru, Sutanto Tan.
Mantan pemain Persis Solo itu mengaku bangga mendapat kesempatan bergabung dengan Persita yang dinilainya sebagai salah satu klub dengan sejarah panjang di sepak bola Indonesia.
Baca Juga:
Charisma Fathoni Bidik Sapu Bersih Dua Laga Terakhir Paruh Pertama BRI Super League
“Tentu sebuah kebanggaan karena klub ini memiliki sejarah panjang dalam sepak bola Indonesia,” ujarnya, Senin (13/7/2026).
Dengan bergabungnya Sutanto, pemain berusia 32 tahun tersebut kini resmi menjadi bagian dari skuad besutan pelatih Carlos Pena untuk mengarungi kompetisi musim 2026-2027.
Sutanto memiliki perjalanan karier yang cukup panjang.
Pada level junior, ia pernah menimba ilmu di PS Batam, Geylang United Singapura, Persib Bandung, hingga Pelita Jaya.
Sementara karier profesionalnya dimulai bersama Hougang United di Liga Singapura pada musim 2013-2014.
Setelah itu, ia melanjutkan kiprahnya di sejumlah klub Indonesia, seperti Mitra Kukar, Persija Jakarta, Bali United, PSIM Yogyakarta, PSMS Medan, dan PSM Makassar.
Sejak 2022, Sutanto memperkuat Persis Solo dengan catatan 103 penampilan serta mencetak tiga gol di berbagai ajang kompetisi.
Selain berpengalaman di level klub, Sutanto juga pernah memperkuat Tim Nasional Indonesia U-23 pada 2015.
Kehadirannya diyakini akan memudahkan proses adaptasi karena telah mengenal banyak pemain yang kini menjadi rekan setimnya di Persita.
“Saya tidak asing dengan rekan setim karena sering berhadapan di Liga Indonesia beberapa musim terakhir,” katanya.
Selain merekrut Sutanto Tan, Persita juga mengamankan tanda tangan gelandang Wahyudi Hamisi setelah kontraknya bersama Persijap Jepara berakhir.
Pemain berusia 28 tahun tersebut siap membuka lembaran baru bersama Pendekar Cisadane pada musim mendatang.
“Saya sangat senang bisa menjalani petualangan baru bersama Persita di musim 2026-2027,” ujarnya.
Wahyudi memulai karier profesionalnya bersama Borneo FC pada 2017.
Selama enam musim membela klub tersebut, ia tampil konsisten sebelum melanjutkan karier bersama PSS Sleman selama dua musim.
Setelah itu, ia memperkuat Persijap Jepara hingga akhirnya bergabung dengan Persita.
Sepanjang kariernya di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Wahyudi telah mencatatkan lebih dari 171 pertandingan.
Pengalaman tersebut diharapkan menjadi modal penting untuk membantu Persita bersaing di papan klasemen.
“Saya akan membawa pengalaman untuk berkontribusi maksimal dan mencapai target klub,” ujarnya.
Tak hanya memperkuat sektor gelandang, Persita juga mendatangkan striker asing Alexandre Ramalingom.
Penyerang asal Madagaskar itu direkrut dengan status bebas transfer setelah mengakhiri kebersamaannya dengan FK Sumqayit, klub peserta Liga Azerbaijan, sejak 1 Juli 2026.
Ramalingom dikontrak selama satu musim dan akan mengenakan nomor punggung 90.
“Saya sangat antusias dan tidak sabar memulai tantangan baru bersama Persita di kancah tertinggi sepakbola Indonesia,” ujarnya.
Ramalingom lahir di Pontoise, Prancis, pada 17 Maret 1993, serta memiliki garis keturunan Réunion dan Malagasi.
Karier profesionalnya dimulai di Prancis dengan memperkuat sejumlah klub seperti Marignane, Île-Rousse, AC Ajaccio, Béziers, dan Sedan, sebelum melanjutkan kiprah di Belgia serta Azerbaijan.
Musim lalu, Ramalingom tampil dalam 32 pertandingan bersama FK Sumqayit dengan torehan 12 gol dan tiga assist.
Secara keseluruhan, ia telah mengoleksi 108 gol sepanjang kariernya di kompetisi Prancis, Belgia, Israel, dan Azerbaijan.
Di level internasional, Ramalingom juga telah mencatatkan 10 penampilan bersama Tim Nasional Madagaskar sejak babak kualifikasi Piala Afrika 2020.
Persita menjadi klub pertama yang dibelanya di kawasan Asia.
Manajer Tim Persita, Abdurahman, mengungkapkan bahwa proses perekrutan Ramalingom telah dilakukan melalui pemantauan dalam waktu yang cukup lama karena dinilai memiliki karakter permainan yang sesuai dengan kebutuhan tim.
“Kami sudah lama memantau dan atributnya sangat dibutuhkan untuk mengisi lini depan Persita,” ucap Manager Tim Persita, Abdurahman.
Persita berharap kehadiran Sutanto Tan, Wahyudi Hamisi, dan Alexandre Ramalingom mampu meningkatkan performa tim sepanjang musim 2026-2027.
Ketiga pemain tersebut diproyeksikan menjadi tambahan kekuatan penting bagi Pendekar Cisadane yang menargetkan prestasi lebih baik setelah mengakhiri Super League 2025-2026 di peringkat ke-10 klasemen dengan koleksi 45 poin.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]