WAHANANEWS.CO, Jakarta - Persita Tangerang memastikan ambil bagian dalam kompetisi sepak bola putri Indonesia Women’s League (IWL) musim 2026/27.
Turnamen tersebut menjadi kompetisi sepak bola wanita perdana yang dijadwalkan mulai bergulir pada 17 Oktober 2026 dan berlangsung hingga Januari 2027.
Baca Juga:
Russell Westbrook Resmi Pensiun Setelah 18 Musim Berkarier di NBA
Pada musim perdana ini, IWL akan diikuti oleh enam klub. Selain Persita, lima tim lainnya yang ambil bagian adalah Persija Jakarta, Dewa United FC, FC Bekasi City, Persikad Depok, dan Garudayaksa FC.
Kehadiran IWL menjadi salah satu langkah penting dalam upaya meningkatkan pembinaan dan kompetisi sepak bola putri di Indonesia.
Dengan adanya kompetisi yang terstruktur, para pemain perempuan diharapkan memiliki ruang yang lebih luas untuk mengembangkan kemampuan sekaligus memperoleh pengalaman bertanding di level profesional.
Baca Juga:
Kalahkan Aston Villa 2-1, PSG Sukses Pertahankan Gelar Super Cup
Direktur Komersial Persita, Evelyn Cathy, menyambut positif lahirnya Indonesia Women's League.
Menurutnya, keberadaan kompetisi tersebut dapat membuka peluang yang lebih besar bagi perempuan Indonesia untuk meniti karier di dunia sepak bola.
"Ini adalah langkah penting untuk membuka lebih banyak kesempatan bagi perempuan Indonesia untuk berkembang, berkompetisi, dan memiliki masa depan di sepak bola," ujarnya dilansir laman Persita, Minggu 16 Agustus 2026.
Evelyn menilai sepak bola wanita Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk berkembang.
Namun, potensi tersebut membutuhkan dukungan kompetisi yang berkesinambungan, pengelolaan klub yang serius, serta ekosistem sepak bola wanita yang dibangun secara bersama-sama.
"Potensi itu tidak akan berkembang tanpa kompetisi yang konsisten dan profesional, klub dengan komitmen jangka panjang, serta ekosistem yang terus kita bangun bersama," katanya.
Persita sendiri merasa bangga dapat menjadi salah satu klub yang berpartisipasi dalam sejarah penyelenggaraan IWL edisi perdana.
Klub berjuluk Pendekar Cisadane itu melihat kompetisi ini bukan sekadar ajang pertandingan, tetapi juga sebagai bagian dari fondasi untuk membangun masa depan sepak bola wanita Indonesia.
"Kami melihat IWL sebagai awal dari perjalanan yang jauh lebih besar untuk sepak bola wanita Indonesia," ucap Evelyn.
Ia berharap Indonesia Women's League tidak berhenti sebagai kompetisi perdana, tetapi dapat berkembang menjadi ajang yang semakin profesional dan mampu bertahan dalam jangka panjang.
Keberlangsungan kompetisi dinilai penting untuk memberikan kesempatan bermain secara rutin kepada para pesepak bola putri di Indonesia.
Seluruh pertandingan IWL musim 2026/27 rencananya akan digelar secara terpusat di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta.
Format kompetisi menggunakan sistem triple round robin, sehingga setiap tim akan saling berhadapan sebanyak tiga kali.
Dengan format tersebut, masing-masing peserta akan menjalani total 15 pertandingan sepanjang musim.
Sistem ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bertanding yang cukup bagi seluruh tim sekaligus meningkatkan kualitas kompetisi.
Bagi Persita, keterlibatan di IWL menjadi bentuk nyata komitmen klub dalam mendukung perkembangan sepak bola putri di Tanah Air.
Kompetisi tersebut juga diharapkan mampu menjadi wadah lahirnya lebih banyak pemain berbakat yang nantinya dapat memperkuat tim nasional Indonesia.
"Selamat atas lahirnya Indonesia Women's League, mari bersama membangun masa depan sepak bola wanita Indonesia," ujarnya.
Persita menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan terhadap perkembangan sepak bola putri Indonesia.
Kehadiran klub-klub profesional dalam IWL diharapkan menjadi fondasi penting bagi terciptanya ekosistem sepak bola wanita yang semakin kompetitif, profesional, dan berkelanjutan.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]