WahanaNews.co | Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menegaskan akan mengatasi masalah bau sampah di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
Sebelumnya, GBT terancam dicoret sebagai venue Piala Dunia U-20 2023 akibat masalah ini.
Baca Juga:
Kalah 5 – 1 dari Australia, Erick Thohir: Saya Tetap Dukung Tim Nasional
Kabar pencoretan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dari daftar venue Piala Dunia U-20 2023 tengah menjadi sorotan.
Bukan soal standar stadion, namun persoalan bau sampah jadi alasan utama FIFA mengancam bakal mencoret markas Persebaya Surabaya itu.
Diketahui, Stadion GBT letaknya memang dekat dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo. Bau sampah sering kali juga dikeluhkan oleh kontestan Liga 1 setiap kali bertandang ke stadion berkapasitas sekitar 50 ribu penonton itu.
Baca Juga:
Komisi XIII DPR RI Setujui Naturalisasi Emil Eudero, Dea James dan Joey Pelupessy
Menanggapi persoalan itu, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan memastikan persoalan sampah di Stadion GBT sudah ditangani oleh Pemkot Surabaya.
Menurutnya, Stadion GBT tetap harus menjadi venue Piala Dunia U-20 2023 lantaran Surabaya jadi satu dari beberapa pendiri PSSI. Ia pun bersikeras untuk menginginkan FIFA tidak mencoret stadion tersebut.
"Kemarin FIFA bertemu dengan saya, hampir tiga jam diskusi, ada beberapa kota yang perlu diatensi oleh FIFA, kota-kota itu pendiri PSSI, Surabaya, Solo, Bandung, Jakarta. makanya tidak boleh ganti," kata Iriawan di Bandung yang dikutip dari Detikcom, Kamis (22/9/2022).
Terkait penyelesaian masalah sampah, Iriawan mengaku telah berkomunikasi dengan wali kota Surabaya untuk segera ditangani.
Ia memastikan, persoalan sampah itu ditangani sebelum gelaran Piala Dunia U-20 dimulai.
"Langsung berhubungan dengan Wali Kota (Surabaya) untuk antisipasi masalah sampah. Itu di sana sudah dibuat membran sekarang, sudah ditutup pakai plastik, dan tidak ada kegiatan (buang sampah) hari ini, sehingga kemarin FIFA ada di sana tidak ada bau," katanya
"Saya ingin memastikan sekali, Pemkot Surabaya menangani ini, dan Wali Kota menjamin kepada saya," ucapnya. [rin]