WAHANANEWS.CO, Jakarta - Wasit asal Slovenia, Slavko Vincic, resmi mengakhiri kariernya sebagai pengadil pertandingan sepak bola.
Keputusan untuk pensiun diumumkan Federasi Sepak Bola Slovenia (NZS) sekitar sepekan setelah dirinya dipercaya memimpin laga puncak Piala Dunia 2026, yang sekaligus menjadi pertandingan terakhir dalam perjalanan panjangnya di dunia perwasitan.
Baca Juga:
Indonesia Sabet 16 Medali di World Para Athletics Grand Prix 2026, Bukti Kekuatan Atlet Difabel Makin Mendunia
Melalui pernyataan resmi, NZS menyampaikan bahwa Vincic menutup kariernya dengan pencapaian yang sulit ditandingi.
Pada usia 46 tahun, ia berhasil mencatat sejarah sebagai wasit pertama asal Slovenia yang mendapat kepercayaan dari FIFA untuk memimpin partai final Piala Dunia, sebuah prestasi yang menjadi kebanggaan bagi sepak bola negaranya.
Tidak hanya itu, musim terakhir Vincic juga dihiasi berbagai penghargaan bergengsi di tingkat internasional.
Baca Juga:
Indonesia Borong 16 Medali di World Para Athletics Grand Prix 2026, Pecahkan Rekor Dunia dan Asia
Salah satunya adalah penghargaan sebagai Wasit Terbaik Piala Dunia 2026 yang diberikan oleh International Federation of Football History and Statistics (IFFHS).
Pengakuan tersebut semakin menegaskan reputasinya sebagai salah satu wasit terbaik di dunia.
Selain penghargaan dari IFFHS, Vincic juga menerima penghargaan Giulio Campanati dari Asosiasi Wasit Italia (AIA).
Penghargaan ini diberikan setiap dua tahun sekali kepada wasit terbaik yang bertugas dalam ajang Piala Dunia maupun Kejuaraan Eropa, sehingga menjadi salah satu penghormatan paling prestisius bagi seorang pengadil lapangan.
Vincic telah mengantongi lisensi wasit FIFA sejak 2010 dan dikenal sebagai salah satu pengadil paling berpengalaman di kompetisi elite Eropa.
Sepanjang kariernya, ia dipercaya memimpin berbagai pertandingan penting, termasuk tiga partai final Liga Europa UEFA.
Salah satu yang paling dikenang adalah final Liga Europa 2022 antara Eintracht Frankfurt melawan Glasgow Rangers.
Kepercayaan terhadap kualitas kepemimpinannya terus berlanjut.
Pada 2024, Vincic kembali ditunjuk memimpin final Liga Champions UEFA yang mempertemukan Real Madrid dengan Borussia Dortmund.
Pengalaman panjang dalam menangani laga-laga berintensitas tinggi menjadi salah satu faktor yang membuat FIFA kembali menunjuknya sebagai wasit pada partai final Piala Dunia 2026.
Selama turnamen Piala Dunia 2026, Vincic memimpin empat pertandingan.
Salah satunya adalah laga Ekuador kontra Meksiko yang berlangsung sengit.
Dalam pertandingan tersebut, ia mengeluarkan kartu merah kepada bek Ekuador, Piero Hincapie, setelah insiden yang terjadi di tengah meningkatnya tensi kedua tim.
Pada laga final, Vincic kembali menjadi sorotan setelah memberikan kartu merah kepada gelandang Argentina, Enzo Fernandez, usai menerima kartu kuning kedua.
Pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi dan diwarnai keributan antarpemain setelah peluit panjang dibunyikan, sehingga keputusan-keputusan yang diambil Vincic menjadi bagian penting dalam menjaga jalannya pertandingan.
Keputusan untuk pensiun menandai berakhirnya perjalanan salah satu wasit paling sukses yang pernah dimiliki Slovenia.
Final Piala Dunia 2026 menjadi panggung penutup yang sempurna bagi Slavko Vincic, sekaligus mengakhiri karier yang dipenuhi pengalaman memimpin pertandingan-pertandingan bergengsi di level Eropa maupun dunia.
Namanya pun akan dikenang sebagai salah satu wasit terbaik yang pernah menghiasi sepak bola internasional.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]