WAHANANEWS.CO Jakarta – Xabi Alonso resmi memulai babak baru dalam karier kepelatihannya setelah diperkenalkan sebagai pelatih kepala Chelsea.
Mantan pelatih Real Madrid itu mengaku sangat antusias menerima tantangan menangani The Blues dan bertekad membangun tim yang mampu bersaing di level tertinggi sekaligus menghadirkan prestasi bagi klub serta para pendukungnya.
Baca Juga:
Jadwal Piala Dunia Sabtu 11 Juli 2026: Ada Spanyol Vs Belgia
Pelatih asal Spanyol tersebut diperkenalkan kepada publik dan awak media dalam konferensi pers yang digelar pada Senin, 13 Juli 2026.
Sepanjang sesi perkenalan, Alonso tampak beberapa kali melempar senyum yang mencerminkan optimisme dalam menyambut tugas barunya di Stamford Bridge.
Dalam kesempatan itu, Alonso mengungkapkan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diterimanya sejak resmi bergabung dengan Chelsea.
Baca Juga:
Polda Jambi Perkuat Sinergi Lintas Sektoral, Deklarasikan Strategi Bersama Berantas Geng Motor
Ia menilai kesempatan memimpin salah satu klub besar Liga Primer Inggris merupakan tantangan istimewa yang ingin dijawab dengan kerja keras dan pencapaian positif.
"Pertama, saya ingin mengucapkan terima kasih atas sambutan dari semua orang,” ujarnya. “Saya bersemangat karena klub, skuad, dan kesempatan bergabung dengan tim hebat ini.”
Alonso menegaskan bahwa keberhasilan sebuah tim tidak hanya bergantung pada pelatih, melainkan juga hasil kerja sama seluruh elemen klub.
Karena itu, ia ingin membangun hubungan yang solid dengan jajaran direktur olahraga, para pemain, hingga seluruh staf yang bekerja di pusat latihan Cobham.
“Kami ingin membangun antusiasme, menjalin ikatan dengan para pendukung, memenangkan pertandingan, dan meraih kesuksesan,” ucapnya. “Saya melihat klub ini memiliki potensi yang besar.”
Pelatih berusia 44 tahun tersebut menilai Chelsea telah memiliki fondasi yang cukup baik untuk berkembang.
Menurutnya, langkah berikutnya adalah memaksimalkan potensi yang dimiliki skuad agar mampu tampil lebih konsisten dan kompetitif dalam menghadapi musim 2026/2027.
Pengalaman Alonso di sepak bola Inggris juga menjadi modal penting dalam menjalani tugas barunya.
Saat masih aktif bermain, ia pernah membela Liverpool dan merasakan ketatnya persaingan di Liga Primer Inggris.
Kini, ia kembali ke kompetisi tersebut dengan status sebagai pelatih dan menargetkan kesuksesan bersama Chelsea.
“Premier League adalah liga paling kompetitif di dunia saat ini,” katanya. “Kembali ke sini merupakan tantangan dalam karier saya sebagai pelatih, tetapi saya sangat antusias menerimanya.”
Meski optimistis, Alonso menghadapi pekerjaan rumah yang tidak ringan.
Salah satu target utama yang menantinya adalah mengembalikan Chelsea ke pentas kompetisi Eropa setelah gagal mengamankan tiket pada musim sebelumnya.
Sebagai catatan, Chelsea yang berstatus juara Piala Dunia Antarklub 2025 menutup musim lalu dengan hasil yang kurang memuaskan di kompetisi domestik.
The Blues hanya mampu finis di peringkat ke-10 klasemen akhir Liga Primer Inggris dengan koleksi 52 poin.
Mereka terpaut satu angka dari Brighton yang menempati posisi kedelapan sekaligus mengamankan tiket menuju Liga Konferensi Eropa.
Dengan skuad yang dinilai memiliki potensi besar serta dukungan penuh dari manajemen klub, Alonso kini dihadapkan pada tantangan untuk membawa Chelsea kembali bersaing di papan atas Liga Primer Inggris dan mengembalikan reputasi klub sebagai salah satu kekuatan utama di kompetisi Eropa.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]