WAHANANEWS.CO, Jakarta – Pada 28 Agustus 2025 para buruh melakukan aksi demonstrasi di gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk menuntut beberapa hal.
Mulai dari penghapusan sistem outsourcing dan menolak upah murah, membentuk Satgas Pencegahan dan Penanganan PHK, melakukan reformasi pajak perburuhan, dan lainnya.
Baca Juga:
Undang Tukang Becak dan Gerobak, Bupati Rokan Hilir Bagikan Sembako
Aksi demo tersebut berakhir ricuh hingga membuat beberapa daerah permukiman di sekitar DPR ikut terkena dampak. Salah satunya daerah Pejompongan, Jakarta Pusat.
Demonstran yang juga diikuti oleh masyarakat sekitar dan pelajar kocar-kacir saat ditembaki gas air mata. Namun ada pemandangan yang menarik perhatian di tengah kericuhan demo tersebut.
Sambil terpontang-panting mendorong gerobak, penjual manisan kolang-kaling nekat berjualan di tengah aksi demonstran demi sesuap nasi untuk keluarga.
Baca Juga:
Puluhan Pedangan DIY Mendapat Gerobak Gratis dari Kejaksaan Tinggi
Seorang pria paruh baya yang nekat berjualan manisan kolang-kaling menggunakan gerobak kaki limanya. Momen tersebut viral setelah dibagikan oleh pengguna Instagram @donnyra (29/8).
Ia membantu mendorong gerobak penjual manisan kolang-kaling yang terpontang-panting menghindari gas air mata. Penjual kolang-kaling tersebut bernama Mardi.
Dalam video yang dikonfirmasi, melansir detikFood (30/8), Mardi mengatakan berjualan manisan kolang-kaling menjadi mata pencahariannya untuk menghidupi keluarga selama 30 tahun.
Mardi menyadari berjualan di tengah demo memang berisiko. Namun hal tersebut tetap dilakukan demi sesuap nasi.
"Was-was pasti ada, tapi demi sesuap nasi untuk anak. Orang datang ke sini ada rasa takut, tapi saya malah masuk. Belum lagi kena gas air mata," tuturnya.
Namun baginya hal tersebut merupakan sebuah perjuangan dan tantangan untuk bertahan hidup dan bertanggung jawab kepada keluarganya di rumah.
"Justru tantangan, tapi insyaAllah selamat dan berkah," tuturnya.
Di akhir video, pengguna Instagram juga membantu memborong manisan kolang-kaling untuk dibagikan kepada demonstran. Dari harga Rp 400.000, pengguna Instagram memberi rezeki lebih senilai Rp1 juta.
Videonya viral dan mendapat berbagai reaksi dari netizen. Banyak netizen yang terharu dengan perjuangan penjual manisan kolang-kaling tersebut.
"Demi sesuap nasi woi, pejabat melek kalian!," tulis netizen.
"Dia dengan bangganya jualan manisan kolang-kaling di tengah demo sementara di luar planet ada yang bangga jadi anak pejabat bahkan memamerkan flexing suapannya," tulis netizen lainnya.
[Redaktur: Alpredo Gultom]