WAHANANEWS.CO, Jakarta – Godzilla Minus Zero menjadi salah satu film Jepang yang sukses mencuri perhatian penonton dunia berkat perpaduan genre fiksi ilmiah (sci-fi), aksi, dan thriller yang dikemas dengan cerita emosional.
Film produksi Studio Toho ini tidak hanya menawarkan efek visual yang memukau, tetapi juga menghadirkan kisah perjuangan manusia menghadapi kehancuran setelah Perang Dunia II.
Baca Juga:
Adaptasi Novel A.J. Quinnell, “Man on Fire” Sajikan Aksi dan Drama Psikologis
Film ini dibintangi sejumlah aktor ternama Jepang, di antaranya Ryunosuke Kamiki, Yuki Yamada, Minami Hamabe, dan Hidetaka Yoshioka.
Kursi sutradara dipercayakan kepada Takashi Yamazaki yang dikenal memiliki kemampuan kuat dalam menggarap efek visual sekaligus menghadirkan alur cerita yang menyentuh.
Godzilla Minus Zero pertama kali dirilis di Jepang pada 3 November 2026.
Baca Juga:
Tayang di Netflix, ‘Sold Out on You’ Sajikan Romansa di Tengah Kesibukan Kerja
Selang beberapa hari kemudian, film tersebut menyapa penonton Amerika Serikat pada 6 November 2026.
Kini, karya tersebut juga telah tersedia bagi penonton Indonesia melalui platform streaming Netflix sehingga dapat dinikmati secara lebih luas.
Dari sisi penerimaan publik, film ini menuai respons yang sangat positif.
Godzilla Minus Zero memperoleh skor 4,1 di Letterboxd, rating 8,3 di IMDb, serta meraih nilai 98 persen di Rotten Tomatoes.
Capaian tersebut menunjukkan tingginya apresiasi penonton maupun kritikus terhadap kualitas cerita, akting, hingga efek visual yang ditampilkan.
Cerita film berlatar di Jepang yang porak-poranda setelah Perang Dunia II berakhir.
Di tengah upaya masyarakat membangun kembali kehidupan dari keterpurukan, muncul ancaman baru yang jauh lebih mengerikan.
Seekor monster raksasa muncul dari dasar laut dan kembali membawa kehancuran bagi negara yang belum sepenuhnya pulih.
Kemunculan monster tersebut mengubah situasi yang semula mulai membaik menjadi bencana besar.
Kondisi negara yang sudah berada di titik terendah semakin memburuk ketika pemerintah tidak mampu memberikan perlindungan maupun solusi untuk menghadapi ancaman tersebut.
Akibatnya, masyarakat dipaksa bertahan hidup dengan kemampuan mereka sendiri.
Di tengah situasi yang penuh ketidakpastian, Koichi Shikishima bersama sekelompok warga sipil dan para veteran perang berinisiatif menyusun strategi pertahanan secara mandiri.
Mereka harus menghadapi pertarungan yang mempertaruhkan nyawa demi melindungi orang-orang yang mereka cintai sekaligus menjaga sisa-sisa peradaban agar tidak musnah.
Mampukah Koichi Shikishima bersama warga lainnya menemukan titik lemah Godzilla dan menghentikan teror yang mengancam Jepang? Jawabannya dapat disaksikan dalam Godzilla Minus Zero yang kini telah tersedia secara internasional melalui layanan streaming Netflix.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]