WahanaNews.co | Sebanyak 12 rumah warga terendam banjir akibat Sungai Cikole, Cianjur, meluap berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur.
Puluhan kepala keluarga mengungsi menghindari banjir susulan.
Baca Juga:
Antisipasi Bencana, BPBD Cianjur Akan Dirikan Posko di Jalur Mudik Lebaran 2025
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun puluhan kepala keluarga terpaksa diungsikan ke tempat aman, karena ditakutkan banjir bandang kembali terjadi," kata Sekretaris BPBD Cianjur Rudi Wibowo saat dihubungi di Cianjur, Selasa (1/2).
Rudi menjelaskan bahwa sebagian besar warga sudah mengungsi saat air bah menggenangi perkampungan.
Warga mengungsi setelah Relawan Tangguh Bencana (Retana) mengimbau warga waspada dan segera mengungsi karena air sungai terus meninggi akibat hujan dengan intensitas tinggi dan lebih dari dua jam.
Baca Juga:
Gempa 4,8 Magnitudo Guncang Wilayah Cianjur Selatan Saat Buka Puasa, BPBD: Kami Sudah Kirim Petugas
Dia melanjutkan, warga sudah berada di sejumlah tempat pengungsian ketika air bah setinggi 1 sampai 1,5 meter menggenangi perkampungan.
Bahkan pihak BPBD sudah mengirim petugas untuk melakukan pendataan dan membawa bantuan yang dibutuhkan pengungsi.
"Kami belum bisa memastikan sampai kapan air akan surut dan warga mengungsi, karena hujan kembali turun deras sejak siang hingga sore hari. Untuk antisipasi, kami masih meminta warga untuk bertahan di pengungsian, karena ditakutkan banjir susulan kembali terjadi," kata Rudi.