WahanaNews.co, Banten - Pernyataan Ketua Harian Parsadaan Toga Sihite dohot Boruna Sedunia (PTSBS), Dr. Salmon Sihite, terkait pelaksanaan pesta syukuran Tugu PTSBS di Siunong-unong, Bakkara, mendapat dukungan dari PTSBS Provinsi Banten.
Dukungan tersebut disampaikan PTSBS Banten sebagai bentuk kebersamaan dan rasa syukur atas telah berdirinya Tugu PTSBS yang menjadi salah satu simbol sejarah, persatuan, dan kebanggaan keluarga besar Toga Sihite dan Boruna.
Baca Juga:
Toga Sihite Sedunia dapat Apresiasi di Munas VIII FSP PPMI SPSI, Soroti Keberlangsungan Dunia Usaha dan Lapangan Kerja
Hal itu mengemuka dalam pelantikan Pengurus PTSBS Provinsi Banten periode 2026–2030 di Gedung Serbaguna Sirdomas, Serang, Banten, Minggu (16/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 500 peserta dari berbagai wilayah di Provinsi Banten.
Mewakili DPP PTSBS, Salmon Sihite menyampaikan pentingnya mempersiapkan pesta syukuran atas telah selesainya pembangunan Tugu PTSBS di Siunong-unong, Bakkara.
Menurut Salmon, pesta syukuran tersebut bukan sekadar acara seremonial, tetapi menjadi momentum bagi keluarga besar PTSBS untuk mengungkapkan rasa syukur sekaligus mempererat persaudaraan dan kebersamaan.
Baca Juga:
Kelompok Masyarakat Adat Batak Sihite Usul MBG dan KDMP di Evaluasi Total, Relokasi Anggaran ke Program Produktif
“Karena Tugu PTSBS di Siunong-unong, Bakkara, sudah terwujud, maka kita patut bersyukur bersama. Pesta syukuran ini menjadi momentum kebersamaan dan rasa memiliki terhadap sejarah serta identitas keluarga besar Toga Sihite dan Boruna,” ujar Salmon.
Salmon berharap seluruh keluarga besar PTSBS, termasuk PTSBS Provinsi Banten, dapat mengambil bagian dalam menyukseskan pesta syukuran tersebut.
Menanggapi hal itu, Ketua PTSBS Provinsi Banten, Kennedy Sihite, menyatakan dukungan terhadap gagasan tersebut. Ia mengatakan PTSBS Banten siap mengajak seluruh keluarga besar Toga Sihite dan Boruna di Banten untuk bersama-sama menyukseskan pesta syukuran Tugu PTSBS.
“Kami mendukung apa yang disampaikan Pak Salmon Sihite. Karena Tugu PTSBS sudah berdiri, tentu kita patut bersyukur. PTSBS Banten siap ikut menyukseskan pesta syukuran tersebut sebagai bentuk kebersamaan dan rasa syukur keluarga besar Toga Sihite dan Boruna,” kata Kennedy.
Menurut Kennedy, pesta syukuran tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antar-keluarga besar PTSBS dari berbagai daerah.
“Ini bukan hanya tentang sebuah tugu, tetapi tentang sejarah, persaudaraan dan kebersamaan. Karena itu, kami siap mengambil bagian dalam pesta syukuran tersebut sesuai kemampuan kita,” ujarnya.
Sementara itu, Pengurus PTSBS Provinsi Banten periode 2026–2030 secara resmi dilantik oleh Ketua Umum PTSBS, Arnod Sihite. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan serah terima kepengurusan dari pengurus sebelumnya, Aslin Sihite, kepada Ketua PTSBS Provinsi Banten terpilih, Kennedy Sihite.
Kennedy menyampaikan komitmennya menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab dan mengedepankan semangat kebersamaan.
“Kami menerima amanah ini dengan penuh kerendahan hati dan tanggung jawab. Kepengurusan ini tidak akan berjalan tanpa dukungan seluruh keluarga besar PTSBS. Mari kita bergandengan tangan dan terus menjaga PTSBS sebagai rumah bersama bagi seluruh Toga Sihite dan Boruna,” katanya.
Usai menerima amanah kepengurusan, Kennedy Sihite bersama jajaran pengurus melanjutkan agenda dengan melantik tujuh sektor wilayah PTSBS se-Provinsi Banten. Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi, koordinasi, dan kebersamaan di seluruh wilayah Banten.
Dengan telah berdirinya Tugu PTSBS di Siunong-unong, Bakkara, pesta syukuran nantinya diharapkan menjadi momentum untuk mengungkapkan rasa syukur sekaligus memperkuat persatuan dan persaudaraan seluruh keluarga besar Toga Sihite dan Boruna.
PTSBS Provinsi Banten menegaskan kesiapannya untuk ikut menyukseskan pesta syukuran tersebut sebagai bagian dari komitmen menjaga sejarah, memperkuat kebersamaan, dan meneruskan nilai-nilai persaudaraan kepada generasi penerus.