Menurut Telisa, pemerintah kehilangan momentum sejak redenominasi diperkenalkan sekitar 8 tahun yang lalu. Saat itu kondisi makro ekonomi cenderung stabil. Sehingga tepat mengambil kebijakan redenominasi.
"Kalau sekarang ada ancaman covid, jadi masyarakat ini fokusnya banyak, kasihan," imbuhnya.
Baca Juga:
Mau Tukar Uang Baru? BI Resmi Buka Layanan Pakai Aplikasi PINTAR
Apalagi ketidakpastian global semakin tinggi, yang mempengaruhi inflasi serta pertumbuhan ekonomi. Kelompok masyarakat kelas menengah atas mungkin bisa cepat beradaptasi, akan tetapi yang lainnya akan terbebani.
"Jadi kalau mau perkenalan menurut saya itu gak masalah. Kita sudah mulai teredukasi," pungkasnya. [rin]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.