WahanaNews.co, Bekasi - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkuat langkah pengendalian banjir di Kota Bekasi melalui percepatan tujuh paket pekerjaan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Sebelumnya, Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan dukungan penuh Kementerian PU dalam penanganan banjir di wilayah tersebut. "Kami terus memprioritaskan keselamatan dan kenyamanan masyarakat terdampak. Kementerian PU akan memberikan dukungan penuh dalam menangani dampak banjir di Bekasi," kata Menteri Dody pada 5 Maret 2025.
Baca Juga:
Menteri PU Pastikan Fasilitas Sekolah Rakyat IPWL Sofifi di Maluku Utara Layak, Aman dan Nyaman
Sebagai tindak lanjut, tiga dari tujuh paket pekerjaan pengendalian banjir telah mulai dikerjakan, yakni Paket 1, Paket 6, dan Paket 7.
Direktur Sungai dan Pantai Ditjen Sumber Daya Air, T. Maksal Saputra, menyampaikan hal tersebut saat mendampingi Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (28/8). Menurutnya, pekerjaan meliputi perbaikan dan peninggian tanggul serta normalisasi sungai. Namun, masih ada beberapa kendala dalam pelaksanaan, salah satunya terkait masalah lahan.
"Untuk itu mohon dukungan dari semua pihak terkait masalah lahan ini, agar kegiatan konstruksi dapat dipercepat” ujar Maksal.
Baca Juga:
Menteri PU: Kualitas Bangunan SRMP 26 Kota Ternate Maluku Utara Bagus 28 Agustus 2025
Perwakilan Pemerintah Kota Bekasi yang hadir dalam kunjungan itu menyatakan dukungan penuh terhadap program pengendalian banjir dari Kementerian PU. Pemkot, katanya, telah melakukan koordinasi dan kolaborasi untuk mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI sekaligus Ketua Rombongan, H. Syaiful Huda, menyoroti banjir yang berulang di Kota Bekasi. Syaiful Huda menegaskan pentingnya percepatan penanganan agar kejadian seperti pada Maret 2025 tidak terulang.
Menurut Huda, kendala pembebasan lahan oleh pemerintah daerah menjadi perhatian. Komisi V akan membahas persoalan anggaran bersama pemerintah untuk mencari solusi. "Tentu masalah banjir ini tidak bisa langsung dihilangkan, tetapi kita pastikan dapat dikendalikan potensi banjir yang terus menerus menjadi persoalan ini dan dituntaskan dengan sebaik – baiknya,"ujar Huda.