WAHANANEWS.CO, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Menteri Negara Urusan Luar Negeri Qatar, Sultan bin Saad Al-Muraikhi, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, (15/6/2026).
Salah satu yang dibahas dalam pertemuan kali ini adalah komitmen investasi Qatar senilai US$ 4 miliar atau sekitar Rp70,80 triliun (asumsi kurs Rp17.700/US$).
Baca Juga:
PLN Pasok Listrik 1,21 MVA untuk Pabrik Garmen di Garut, Siap Dukung Ribuan Lapangan Kerja
Pertemuan tersebut membahas penguatan hubungan bilateral Indonesia dan Qatar, termasuk kerja sama investasi serta persiapan momentum 50 tahun hubungan diplomatik kedua negara.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan tiga poin dalam pertemuan itu.
Pertama, bahwa dalam pertemuan tersebut, Menteri Negara Urusan Luar Negeri Qatar menyampaikan salam hangat dan apresiasi dari Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, kepada Presiden Prabowo.
Baca Juga:
KEK Sei Mangkei Jadi Hub Global Unilever, MARTABAT Prabowo-Gibran: Indonesia Makin Dilirik Investor Dunia
"Emir Qatar juga mengapresiasi kepemimpinan Presiden Prabowo dan kemajuan ekonomi Indonesia, khususnya dukungan terhadap program kesehatan, pendidikan, dan makan bergizi," ujar Teddy, dikutip dari keterangan resmi, Senin (15/6/2026).
Kedua, dilakukan juga pembahasan terkait rencana kunjungan Emir Qatar ke Indonesia pada akhir tahun 2026. Kunjungan tersebut diharapkan menjadi momentum penting dalam memperingati 50 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Qatar.
Ketiga, Teddy mengatakan bahwa pihak Qatar juga menyampaikan rencana perluasan investasi di berbagai sektor.