WahanaNews.co, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim China, Jepang, dan Korea Selatan sepakat untuk mendukung pengembangan industri kendaraan listrik (EV) di Indonesia.
Ia menyebut ketiga negara itu mendukung pengembangan hilirisasi industri kendaraan listrik dari hulu ke hilir.
Baca Juga:
PLN Tawarkan Promo Home Charging HCS Ultima Mulai Rp12 Jutaan di GIIAS 2026
Jokowi menjelaskan negara tersebut dan ASEAN terus mendorong kepentingan negara berkembang, termasuk hak untuk mensejahterakan rakyatnya melalui hilirisasi industri.
"Kesepakatan di bidang ini Alhamdulillah juga berhasil kami capai untuk pengembangan end-to-end ekosistem EV yang didukung penuh oleh RRT (Republik Rakyat Tiongkok), Jepang, dan Korea," kata Jokowi dalam konferensi pers KTT ASEAN di JCC Senayan, Kamis (7/9/23).
Lebih lanjut, mantan wali kota Solo itu mengatakan KTT ke-43 ASEAN juga menghasilkan manfaat ekonomi termasuk 93 proyek senilai US$38,2 miliar.
Baca Juga:
Kunjungi Booth PLN di GIIAS 2026, Nikmati Promo Tambah Daya 50 Persen
Adapun kesepakatan mengenai pengembangan industri kendaraan listrik juga masuk dalam manfaat ekonomi tersebut.
Selain itu, keputusan lain yang disepakati meliputi Deklarasi Eas Leaders mengenai epicentrum of growth, percepatan cross border payment, dan local currency transaction.
"Ini adalah kerja konkret yang bermanfaat untuk rakyat," kata Jokowi.