Ia menjelaskan Jepang sendiri telah menjalankan program makan siang sekolah sejak 1889 atau lebih dari 137 tahun lalu sehingga pengalaman tersebut dinilai relevan sebagai referensi untuk peningkatan keamanan pangan MBG di Indonesia.
Juru Bicara Badan Gizi Nasional Dian Fatwa menyambut positif kunjungan delegasi Jepang sekaligus tawaran kerja sama yang disampaikan JCCI.
Baca Juga:
Setahun MBG, 23 SPPG Telah Beroperasi di Jakbar dengan 85.183 Ribu Penerima Manfaat
Menurut Dian, capaian pelaksanaan MBG dalam waktu singkat menunjukkan Indonesia mampu mengelola program berskala masif hingga menarik perhatian internasional.
“Capaian MBG menunjukkan Indonesia mampu menjalankan program berskala masif dan kini menjadi lokasi studi banding, kolaborasi dengan Jepang akan memperkuat kualitas serta keamanan pangan sekaligus mempererat hubungan kedua negara,” ujar Dian Fatwa.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.