WAHANANEWS.CO, Jakarta - PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan di Provinsi Aceh telah pulih sepenuhnya pascabencana.
Pemulihan ini ditandai dengan beroperasinya kembali seluruh gardu induk (GI) yang ada di Aceh, sehingga sistem kelistrikan utama kembali normal dan siap menyalurkan pasokan listrik secara andal.
Baca Juga:
Tips Aman dari PLN Saat Musim Hujan dan Cuaca Ekstrem
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa pemulihan sistem utama menjadi fondasi penting sebelum listrik dapat kembali dinikmati secara merata oleh masyarakat hingga ke tingkat rumah tangga.
“Alhamdulillah, kini sistem kelistrikan Aceh telah pulih. Seluruh gardu induk sudah beroperasi normal, didukung pembangkit dan transmisi yang kembali berfungsi. Ini menjadi dasar agar pasokan listrik ke masyarakat bisa berjalan stabil,” ujar Darmawan, dikutip Rabu (15/1/2026).
Pulihnya sistem kelistrikan Aceh tidak terlepas dari beroperasinya kembali Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Nagan Raya yang memastikan pasokan listrik dapat disalurkan ke seluruh GI secara optimal.
Baca Juga:
Gagalkan Peredaran Narkoba, Polresta Jambi Amankan Pelaku Pembawa 602 Gram Sabu
Selain itu, PLN juga berhasil menormalkan jaringan transmisi strategis, termasuk jalur Nagan–Sigli, Arun–Bireuen, serta Pangkalan Brandan–Langsa yang sempat terputus akibat banjir dan tanah longsor.
Meski sistem utama telah normal, PLN menegaskan bahwa proses penyaluran listrik ke jaringan distribusi hingga ke rumah warga dilakukan secara bertahap dan penuh kehati-hatian.
Hal ini terutama diterapkan di wilayah dengan tantangan geografis serta kondisi lapangan yang masih terdampak genangan air dan lumpur.
“Kami memastikan proses penormalan distribusi dilakukan secara aman dan bertahap. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, sehingga di lokasi yang masih berisiko, penyaluran listrik dilakukan setelah kondisi benar-benar aman,” jelas Darmawan.
PLN juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan instalasi listrik pelanggan dalam kondisi layak sebelum dialiri kembali.
Langkah ini dilakukan guna mencegah potensi bahaya kelistrikan pascabencana.
“Bagi pelanggan yang listriknya belum menyala, kami terus berkoordinasi di lapangan dan memastikan instalasi pelanggan aman sebelum pasokan listrik kembali disalurkan,” tambahnya.
Dengan sistem kelistrikan utama yang telah pulih dan seluruh gardu induk beroperasi normal, PLN optimistis proses pemulihan distribusi akan terus dipercepat.
Diharapkan, seiring berjalannya penormalan jaringan hingga ke tingkat konsumen, aktivitas ekonomi, layanan publik, serta kehidupan sosial masyarakat Aceh dapat kembali berjalan secara bertahap dan berkelanjutan.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]