WAHANANEWS.CO, Jakarta - Bali kembali menegaskan posisinya sebagai destinasi unggulan wisata kesehatan global.
Bali International Medical Center (BIMC) Siloam Nusa Dua sukses meraih penghargaan Medical Tourism Hospital of the Year – Indonesia dalam ajang Healthcare Asia Awards 2026.
Baca Juga:
Penemuan Raksasa di Blok Ganal, Cadangan Gas 5 Tcf Perkuat Ketahanan Energi RI
Pengakuan ini semakin memperkuat reputasi Bali sebagai lokasi yang menawarkan layanan medis berkualitas tinggi dengan standar internasional, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan mancanegara.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama BIMC Siloam Nusa Dua, dr. Hermes Santosa, bersama Direktur Medis, dr. IGM Wijaya Putra, dalam seremoni yang digelar di Singapura.
Sebagai bagian dari jaringan Siloam International Hospitals, pencapaian ini mencerminkan konsistensi BIMC dalam memberikan layanan kesehatan terintegrasi, khususnya bagi pasien internasional yang datang ke Bali untuk berobat sekaligus berwisata.
Baca Juga:
Pemerintah Perkuat Pengawasan BSPS, Anggaran Rp10 Triliun Ditargetkan Perbaiki 400 Ribu Rumah
Sejak berdiri, BIMC Siloam Nusa Dua telah menjadi pelopor dalam pengembangan wisata medis di Indonesia.
Rumah sakit ini merupakan fasilitas kesehatan pertama di Tanah Air yang meraih akreditasi Australian Council on Healthcare Standards International (ACHSI).
Sejak tahun 2012, keberadaan BIMC turut mendorong Bali berkembang sebagai destinasi medical tourism yang kompetitif di kawasan Asia.
Menurut dr. Hermes Santosa, capaian ini merupakan buah dari kerja keras seluruh tim rumah sakit.
"Kami bangga atas pengakuan internasional ini dan berharap pencapaian ini semakin memperkuat komitmen BIMC Siloam Nusa Dua dalam menghadirkan layanan berkualitas bagi seluruh pasien, termasuk wisatawan mancanegara. Kami meyakini bahwa kesehatan dan kenyamanan pasien harus didukung oleh fasilitas berkelas dunia serta layanan medis yang unggul," ujarnya dalam keterangan yang diperoleh, Minggu 19 April 2026.
Dalam pengembangan layanan wisata medis, BIMC Siloam Nusa Dua juga mengandalkan unit khusus estetika, yakni BIMC Cosmedic Centre.
Unit ini menghadirkan berbagai layanan bedah plastik dan estetika, baik prosedur bedah maupun nonbedah.
Beberapa tindakan yang tersedia antara lain pembentukan wajah dan tubuh seperti facelift dan neck lift, blepharoplasty, hingga breast augmentation, yang seluruhnya ditangani oleh dokter bersertifikasi internasional dengan pengalaman di bidangnya.
Sepanjang tahun 2025, BIMC Cosmedic Centre mencatat lebih dari 1.000 tindakan bedah plastik. Angka ini meningkat lebih dari sepuluh kali lipat dalam kurun tiga tahun terakhir. Mayoritas pasien berasal dari Australia dan Selandia Baru, yang menunjukkan tingginya kepercayaan pasar internasional terhadap kualitas layanan medis di Bali.
Kepala Unit BIMC Cosmedic, dr. I Made Suka Adyana, menilai peningkatan tersebut menjadi indikator kuat kualitas layanan yang diberikan.
"Peningkatan signifikan dalam jumlah prosedur mencerminkan kepercayaan pasien internasional terhadap kualitas layanan kami di Bali. Hal ini mendorong kami untuk terus menghadirkan layanan bedah estetika yang didukung teknologi medis terkini, standar keselamatan global, serta pendekatan yang personal untuk memastikan hasil yang optimal bagi setiap pasien," kata Kepala Unit BIMC Cosmedic, dr. I Made Suka Adyana.
Tak hanya fokus pada layanan estetika, BIMC Siloam Nusa Dua juga dilengkapi berbagai Centers of Excellence yang mendukung layanan medis menyeluruh.
Fasilitas tersebut meliputi layanan darurat 24 jam, pusat perawatan gigi, layanan cuci darah, hingga klinik manajemen nyeri.
Kehadiran fasilitas ini memastikan pasien mendapatkan penanganan komprehensif, baik untuk kondisi darurat maupun perawatan jangka panjang.
Bersama dua fasilitas lainnya yang tergabung dalam BIMC Hospitals Bali, BIMC Siloam Nusa Dua telah melayani lebih dari 500.000 pasien dalam dua dekade terakhir.
Jumlah tersebut mencerminkan tingkat kepercayaan yang tinggi dari masyarakat lokal maupun wisatawan internasional, yang menjadikan BIMC sebagai pilihan utama saat membutuhkan layanan kesehatan berkualitas, bahkan ketika berada jauh dari negara asal mereka.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]