WAHANANEWS.CO, Jakarta - Langit Indonesia diprediksi bakal kembali menunjukkan watak ekstremnya pada Jumat (2/1/2026), ketika Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca yang menuntut kewaspadaan masyarakat di hampir seluruh wilayah Tanah Air.
Berdasarkan pemantauan atmosfer terkini, distribusi awan hujan terpantau meluas dan relatif merata di berbagai pulau besar Indonesia, sehingga memicu potensi hujan dengan tingkat intensitas yang tidak seragam.
Baca Juga:
Evakuasi Malam Hari, Pendaki Merbabu Meninggal Tersambar Petir
"Mayoritas wilayah Indonesia berpotensi mengalami hujan dengan intensitas bervariasi pada Jumat, mulai dari hujan ringan hingga hujan lebat disertai petir," tutur Prakirawan BMKG, Adelia, dalam tayangan prakiraan cuaca pagi hari.
BMKG mencatat hujan ringan berpeluang terjadi di sebagian besar wilayah Sumatera, Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta di Pulau Jawa, hampir seluruh Kalimantan dan Sulawesi, serta Ternate dan sebagian besar Papua di kawasan timur Indonesia.
Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang diprakirakan mengguyur Bengkulu, Serang, Tanjung Selor di Kalimantan Utara, hingga Merauke di Papua Selatan.
Baca Juga:
Pusaran Siklon 93S di Samudra Hindia, BMKG Ingatkan Risiko Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi
Dalam peringatan dininya, BMKG memberi perhatian khusus pada potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang berisiko memicu bencana hidrometeorologi seperti genangan dan banjir di sejumlah daerah.
Wilayah yang masuk kategori waspada hujan lebat meliputi Aceh, Kepulauan Bangka Belitung, dan Bengkulu di Sumatera, kemudian Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, serta Jawa Timur di Pulau Jawa, hingga seluruh provinsi di Kalimantan dari barat sampai utara.
"Wilayah-wilayah ini perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak lanjutan seperti banjir dan gangguan aktivitas masyarakat," kata Adelia menambahkan.