WAHANANEWS.CO, Jakarta - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf), Teuku Riefky Harsya, menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat pengembangan subsektor ekonomi kreatif di berbagai daerah.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui fasilitasi kolaborasi antar komunitas, pelaku usaha, hingga pemangku kepentingan lainnya agar produk kreatif lokal mampu naik kelas dan menembus pasar nasional bahkan internasional.
Baca Juga:
MARTABAT Prabowo-Gibran: Target Pertumbuhan Ekonomi Jakarta 5,6% Jadi Momentum Penguatan Aglomerasi Jabodetabekjur
Menurutnya, setiap subsektor ekonomi kreatif (ekraf) memiliki karakter dan keunggulan yang berbeda-beda.
Keragaman ini menjadi kekuatan besar apabila dikelola secara tepat dan terintegrasi.
Karena itu, diperlukan strategi kolaborasi yang selaras dengan berbagai agenda maupun event berskala nasional dan internasional guna memperluas jejaring, meningkatkan kapasitas pelaku, serta memperkuat daya saing produk kreatif Indonesia.
Baca Juga:
MARTABAT Prabowo–Gibran Soroti Peluang Ekonomi Nataru, Jakarta Tak Lagi Sekadar Kota Transit Aglomerasi Jabodetabekjur
Sebagai bentuk keseriusan, Riefky memastikan pemerintah akan memberikan dukungan penuh terhadap perkembangan sektor tersebut.
"Kami siap memfasilitasi pertumbuhan dan memaksimalkan potensi setiap subsektor," ujarnya di Bandar Lampung, Minggu 15 Februari 2026.
Ia juga menambahkan bahwa Kementerian Ekonomi Kreatif senantiasa membuka ruang dialog strategis dengan para pelaku dan komunitas kreatif.