Pemerintah memprediksi ada sekitar 79,4 juta orang akan melakukan mudik, 40 juta di antaranya memilih menggunakan kendaraan pribadi baik roda empat maupun roda dua.
Untuk kendaraan roda empat diperkirakan ada 26 juta kendaraan memilih menggunakan jalan tol, sedangkan sepeda motor menggunakan jalan arteri.
Baca Juga:
Kapolres Tapteng Pastikan Kesiapan Pengamanan Mudik Lebaran di Bandara Fl. Tobing
Menurut Aan, diperkirakan akan terjadi lonjakan penggunaan ruas jalan tol pada saat mudik.
Berdasarkan pengamatan pada akhir pekan pada saat jam padat ada sekitar 67.000 sampai 73.000 kendaraan dalam satu hari melintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.
Perkiraan Jasa Marga ada peningkatan 10 persen atau sekitar 199.000 kendaraan pada puncak arus dan yang mudik 187.000 kendaraan.
Baca Juga:
Polresta Jambi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Atasi Kepadatan saat Mudik
“Artinya pada tanggal 28 dan 29 April, kendaraan di tol sekitar 197.000 sampai dengan 199.000 kendaraan,” kata Aan.
Ia menyebutkan, Polri melakukan intervensi berupa diskresi kepolisian untuk mencegah terjadinya kemacetan berupa penambahan kapasitas jalan dengan memberlakukan skema melawan arus maupun sistem satu arah.
Selain itu, Polri juga membuka jalur timur seluas-luasnya dari empat jalur menjadi delapan jalur.