WahanaNews.co | Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Pusat Meteorologi Maritim mengungkapkan fenomena super full moon atau fase bulan purnama yang bersamaan dengan fase pasang air laut.
Menurut Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo, fase tertinggi pada 13 Juli 2022 berpotensi menyebabkan terjadinya peningkatan ketinggian pasang air laut.
Baca Juga:
Pelatih Red Sparks Akui Kehebatan Kim Yeon Koung di Final Kedua Liga Voli Korea
“Citra satelit altimetri juga menunjukkan anomali positif tinggi muka air laut yang dapat menyebabkan banjir pesisir lebih tinggi,” tulis Eko akhir pekan lalu.
Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia pada tanggal 10-19 Juli 2022, di antaranya pesisir Aceh, pesisir Sumatra Utara, pesisir barat Sumatra Barat, pesisir Kepulauan Riau, pesisir Bangka Belitung, pesisir Bandar Lampung, pesisir utara DKI Jakarta, pesisir utara Jawa Barat, pesisir utara Jawa Tengah, pesisir selatan Cilacap, pesisir selatan Yogyakarta, pesisir Jawa Timur, pesisir selatan Bali, pesisir NTB, pesisir NTT, pesisir barat Kalimantan Barat, pesisir selatan Kalimantan Tengah, pesisir Kalimantan Selatan, pesisir barat Sulawesi Tengah, pesisir Maluku dan pesisir Papua.
Potensi banjir pesisir (rob) ini berbeda waktu (hari dan jam) di tiap wilayah. Hal ini secara umum dapat mengganggu aktivitas keseharian masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.
Baca Juga:
Hutama Karya Gratiskan Lima Ruas Tol Trans Sumatera Saat Arus Balik Lebaran 2025
BMKG mengajak warga untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut.
Wilayah yang mulai terjadi banjir pesisir/ rob pada tanggal 11 Juli 2022 adalah:
Sumatra Barat (pesisir pantai Kota Padang, pesisir Kabupaten Padang Pariaman, dan Pesisir Selatan),
Sumatra Utara (pesisir Kota Medan dan Belawan),
Pesisir Kepulauan Riau (pesisir Kota Batam, Tanjung Pinang, Bintan, Karimun, Lingga, Anambas, Natuna),
Pesisir Jawa Timur (area pelabuhan Surabaya, pesisir Surabaya Barat, pesisir Surabaya Timur, pesisir Kalianget)
NTB (pesisir Bima dan pesisir Dompu). [qnt]