WAHANANEWS.CO, Jakarta - Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Jawa Tengah pada Minggu (22/2/2026) malam memicu banjir di Kabupaten Sukoharjo.
Luapan air merendam tiga kecamatan, yakni Polokarto, Mojolaban, dan Grogol. Dalam peristiwa tersebut, satu warga penderita stroke dilaporkan meninggal dunia setelah sempat dievakuasi ke rumah sakit.
Baca Juga:
Progres 65 Persen, Pembangunan Jembatan Gantung Lhok Sanding Dikebut Pascabanjir
Data sementara mencatat sebanyak 13 kepala keluarga mengungsi ke Desa Bakalan dan tanggul Dukuh Klatak.
Pemerintah daerah juga menyiapkan lokasi pengungsian tambahan di Tanggul Jatiteken sebagai langkah antisipasi. Sebanyak 46 rumah dan tujuh akses jalan terdampak banjir.
Tim gabungan dari BPBD setempat terus melakukan asesmen cepat serta menyalurkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.
Baca Juga:
Banjir Bandang Terjang Kampung Toweren, Sawah Tertutup Kayu dan Lumpur
Banjir juga melanda Kabupaten Wonogiri pada Minggu sore. Hujan deras menyebabkan pagar pembatas sungai di Desa Purworejo jebol sehingga air meluap ke permukiman warga. Sebanyak 17 rumah terdampak dalam kejadian tersebut.
Banjir yang melanda Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah pada Minggu (22/2/2026) menggenangi permukiman warga di Kecamatan Polokarto, Mojolaban, dan Grogol akibat hujan berintensitas tinggi. Tim gabungan bersama BPBD Kabupaten Sukoharjo melakukan evakuasi warga terdampak serta penyaluran bantuan logistik di lokasi terdampak. [Sumber: BPBD Kabupaten Sukoharjo]
BPBD Wonogiri bersama tim SAR mengevakuasi delapan warga ke lokasi aman. Sementara itu, pihak PLN melakukan pemadaman listrik sementara untuk mencegah risiko sengatan listrik.