“Selamat untuk Dhea, dia menorehkan sejarah baru sebagai atlet putri Indonesia pertama yang berhasil masuk ke jajaran elit longboarder putri dunia,” ujar Arya saat berbincang, Jumat (29/5/2026).
Arya mengungkapkan bahwa Dhea sebenarnya mengawali kariernya sebagai atlet short board.
Baca Juga:
Gandeng Kemenpora dan FIBA Indonesia, DPP PERBASI Perkuat Kompetensi Pelatih Basket 3x3
Namun, tim pelatih melihat potensi besar yang dimilikinya untuk berkembang di nomor longboard sehingga dilakukan perubahan fokus pembinaan.
“Hasilnya saat itu dia berhasil mendapatkan emas di SEA Games 2019 FIlipina. Semoga kedepannya nanti Dhea mampu bersaing dan mendapatkan prestasi terbaik di kompetisi elite,” jelasnya.
Menurut Arya, keberhasilan Dhea menjadi bukti bahwa atlet Indonesia memiliki kemampuan untuk bersaing dengan peselancar dunia apabila mendapatkan pembinaan yang tepat dan kesempatan berkompetisi secara berkelanjutan di level internasional.
Baca Juga:
LALIGA Cetak Sejarah di Musim 2025/26, Pendapatan hingga Penonton Stadion Pecahkan Rekor
Sementara itu, Dhea mengaku sangat bersyukur atas pencapaian yang berhasil diraihnya.
Ia menilai kemenangan di Hamamatsu Open menjadi motivasi besar untuk menghadapi tantangan yang lebih berat di World Longboard Tour musim mendatang.
Peselancar muda Indonesia tersebut juga memohon dukungan dan doa dari masyarakat agar dapat tampil maksimal saat membawa nama bangsa di ajang dunia.