WAHANANEWS.CO, Jakarta - Cremonese harus menerima kenyataan pahit usai takluk secara dramatis dengan skor 1-2 dari Lazio dalam lanjutan pekan ke-35 Serie A, Senin (4/5/2026).
Gol penentu kemenangan yang dicetak Tijjani Noslin pada masa injury time membuat tuan rumah kehilangan poin penuh, meski sempat berada di atas angin lebih dulu sepanjang pertandingan.
Baca Juga:
Timnas Indonesia Bidik Sejarah Lawan Bulgaria di Final FIFA Series 2026
Pertandingan yang digelar di Stadio Giovanni Zini tersebut berlangsung sengit sejak awal laga.
Cremonese yang tampil di hadapan pendukungnya sendiri menurunkan kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, sebagai penjaga gawang utama.
Kepercayaan itu dibayar dengan performa cukup solid sepanjang pertandingan, meskipun akhirnya harus kebobolan dua gol.
Baca Juga:
Menang Telak 4-0, Herdman Sebut Performa Timnas Indonesia Sesuai Rencana
Tim berjuluk Grigiorossi memulai laga dengan cukup percaya diri. Mereka mampu mengimbangi permainan Lazio dan bahkan lebih dulu membuka keunggulan pada menit ke-28.
Gol tersebut tercipta lewat sepakan keras Federico Bonazzoli dari luar kotak penalti yang gagal diantisipasi kiper lawan.
Keunggulan 1-0 bagi Cremonese bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Lazio mulai tampil lebih agresif dengan meningkatkan tekanan ke lini pertahanan tuan rumah.
Serangan demi serangan yang dibangun akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-53.
Gustav Isaksen sukses mencetak gol penyama kedudukan setelah memanfaatkan serangan balik cepat dari sisi kiri.
Gol tersebut membuat jalannya pertandingan semakin terbuka, dengan kedua tim saling melancarkan serangan untuk mencari gol tambahan.
Cremonese sebenarnya memiliki beberapa peluang emas untuk kembali unggul. Namun, upaya mereka kerap digagalkan oleh kiper Lazio, Edoardo Motta, yang tampil cukup gemilang di bawah mistar.
Saat pertandingan tampak akan berakhir imbang, petaka justru datang bagi tuan rumah di masa injury time.
Tepat dua menit setelah waktu normal berakhir, Tijjani Noslin muncul sebagai penentu kemenangan Lazio.
Tendangan melengkungnya tidak mampu dijangkau Emil Audero dan memastikan tim tamu membawa pulang tiga poin.
Hasil ini membuat Cremonese semakin tertekan dalam upaya mereka keluar dari zona degradasi.
Hingga pekan ke-35, mereka masih tertahan di peringkat ke-18 dengan raihan 28 poin, terpaut empat angka dari batas aman.
Sementara itu, kemenangan penting ini mengangkat posisi Lazio ke peringkat kedelapan klasemen sementara dengan koleksi 51 poin.
Tambahan tiga angka tersebut menjaga peluang mereka untuk terus bersaing di papan tengah hingga akhir musim.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]