WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kontingen Indonesia menatap ASEAN Para Games 2025 dengan optimisme tinggi.
Pada ajang olahraga disabilitas terbesar di kawasan Asia Tenggara tersebut, Indonesia memasang target ambisius dengan membidik perolehan 82 medali emas, disertai 77 medali perak dan 77 medali perunggu dari total 18 cabang olahraga yang diikuti.
Baca Juga:
Tim Balap Sepeda Indonesia Panen Medali di SEA Games Thailand
Target tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir dalam acara pengukuhan sekaligus pelepasan resmi kontingen Indonesia.
Kegiatan itu berlangsung di Pendapi Gede, Balai Kota Solo, pada Sabtu (10/1/2026) dan dihadiri jajaran pejabat, atlet, pelatih, serta ofisial tim nasional.
“Kami merasa yakin para atlet dan NPC Indonesia akan selalu memberikan yang terbaik. Kalau kita lihat, rata-rata prestasinya selalu di ranking satu dan dua. Ini luar biasa. Tentu nanti akan kita lihat bersama hasilnya di Thailand seperti apa,” kata Erick.
Baca Juga:
Kontingen Merah Putih Melesat, Indonesia Duduki Posisi Kedua SEA Games 2025
Meski optimistis, Erick menegaskan agar seluruh atlet tetap menjaga fokus dan kewaspadaan, terutama terhadap kekuatan Thailand sebagai tuan rumah.
Ia menilai keuntungan bermain di kandang sendiri dapat menjadi faktor penting yang perlu diantisipasi dengan matang.
Erick juga mengingatkan agar Indonesia tidak meremehkan potensi kejutan dari negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara, khususnya Vietnam dan Malaysia, yang dinilai memiliki persiapan yang cukup serius jelang kejuaraan.
“Tentu yang harus diwaspadai tuan rumah. Kalau ingin mencapai peringkat kedua atau ketiga, kita juga harus mengantisipasi negara-negara lain seperti Vietnam atau Malaysia, beberapa negara tetangga yang punya persiapan yang baik,” ucap Erick.
Sementara itu, Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Senny Marbun, memaparkan kesiapan kontingen secara menyeluruh, termasuk komposisi tim pendukung yang akan mendampingi para atlet selama bertanding. Sebanyak 106 pelatih dan 55 ofisial dipastikan ikut serta dalam rombongan ke Thailand.
“Kita akan berjuang secara maksimal. Yang terpenting, kami akan bertanding untuk bangsa dan negara. Kami berharap bisa mendapatkan dukungan dari masyarakat agar bisa maksimal memperjuangkan bendera Merah Putih di Thailand,” ujar Senny Marbun.
Dalam pemetaan target cabang olahraga, para atletik menjadi andalan utama Indonesia dengan target 25 medali emas.
Selain itu, para catur diharapkan mampu menyumbang 12 emas, sementara para tenis meja ditargetkan membawa pulang 11 emas.
Cabang para angkat berat dan para renang juga masuk dalam fokus utama dengan masing-masing target delapan medali emas, seiring dengan hasil pemusatan latihan nasional yang dinilai berjalan optimal.
"Persiapan para atlet sudah berjalan dengan bagus. Kami berangkat ke Thailand dengan keyakinan penuh untuk meraih prestasi," ucap Senny Marbun.
Secara teknis, rombongan besar kontingen Indonesia dijadwalkan bertolak menuju Bangkok melalui Bandara Adi Soemarmo, pada Kamis (15/1/2026).
Setibanya di Thailand, tim akan melanjutkan perjalanan darat menuju Nakhon Ratchasima, yang menjadi pusat pelaksanaan pertandingan ASEAN Para Games 2025.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]