WAHANANEWS.CO, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir menyatakan keterbukaannya terhadap wacana pelibatan provinsi penyangga dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang rencananya digelar di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.
Namun demikian, keputusan final mengenai skema tersebut masih menunggu penetapan resmi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Baca Juga:
Taufik Hidayat Dorong Profesionalisme Kolaborasi Media dan Program Olahraga
Pernyataan tersebut disampaikan Erick kepada awak media di Graha Kemenpora, Jumat (20/2) sore.
Ia menegaskan bahwa Kementerian Pemuda dan Olahraga akan bertindak setelah adanya keputusan formal dari KONI terkait teknis penetapan tuan rumah serta kemungkinan dukungan dari provinsi lain.
“Saya sangat terbuka, tetapi saya tunggu keputusan KONI-nya, baru saya mengeluarkan surat secara resmi mengenai tuan rumah NTT dan NTB dibantu provinsi mana,” ujar Menpora Erick kepada awak media di Graha Kemenpora, Jumat (20/2) sore.
Baca Juga:
Menpora Sampaikan Pesan Presiden Prabowo, Atlet Asian Para Games 2026 Diminta Tunjukkan Kedigdayaan Bangsa
Erick mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan pertemuan dengan Ketua Umum KONI, Marciano Norman, serta Sekretaris Jenderal KONI, Tubagus Ade Lukman Djajadikusuma.
Pertemuan tersebut membahas langkah sinkronisasi dan koordinasi awal dalam rangka persiapan PON 2028.
Salah satu topik utama yang dibicarakan adalah kemungkinan tetap mempertahankan NTT dan NTB sebagai tuan rumah bersama, dengan dukungan sejumlah provinsi lain yang memiliki fasilitas olahraga memadai.