"Hasilnya sangat memuaskan. Ada yang memecahkan rekor dunia atas nama Kadek Dwi di nomor lempar cakram F57 dan memecahkan rekor Asia atas nama Nanda Sholihah di nomor 100 meter T47," kata Setyo Budi Hartanto, Senin (27/7/2026).
Capaian di Meksiko juga memiliki nilai strategis bagi perjalanan para atlet Indonesia.
Baca Juga:
Gandeng Kemenpora dan FIBA Indonesia, DPP PERBASI Perkuat Kompetensi Pelatih Basket 3x3
Selain menjadi kesempatan untuk mengumpulkan poin menuju kualifikasi Paralimpiade Los Angeles 2028, ajang tersebut sekaligus menjadi evaluasi penting sebelum menghadapi Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang.
Setyo Budi menilai momentum tersebut sangat penting untuk menjaga perkembangan performa atlet sebelum memasuki pertandingan utama berikutnya.
"Timing-nya tepat sekali. Kita masih memiliki waktu tiga bulan menuju Asian Para Games. Kita akan kembangkan lagi agar performa para atlet mencapai puncaknya di Nagoya nanti," tutur Setyo Budi.
Baca Juga:
LALIGA Cetak Sejarah di Musim 2025/26, Pendapatan hingga Penonton Stadion Pecahkan Rekor
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.