WAHANANEWS.CO, Jakarta – Pelatih tim nasional Italia, Roberto Mancini, menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh publik sepak bola Italia setelah kembali dipercaya menangani Gli Azzurri.
Ia mengakui telah membuat keputusan yang keliru ketika meninggalkan tim nasional di tengah situasi sulit yang dialami Italia dalam tiga tahun terakhir.
Baca Juga:
Paolo Maldini dan Leonardo Resmi Mundur dari Proyek Timnas Italia, Baru Berjalan 16 Hari
Dilansir dari Associated Press, Mancini mengaku menyesali keputusannya mundur dari kursi pelatih timnas Italia.
Pelatih berusia 61 tahun itu bertekad menebus kesalahannya dengan mengembalikan Gli Azzurri menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola dunia dan kembali bersaing di level internasional.
“ Minta maaf, saya menyesal telah pergi. Saya akan membawa Italia kembali ke posisi yang semestinya," ujarnya.
Baca Juga:
Kabur ke Martapura, Polres Kerinci Bekuk Empat Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Lintas Provinsi
Italia baru saja mengalami pukulan besar setelah kembali gagal lolos ke putaran final Piala Dunia.
Kegagalan tersebut menjadi yang ketiga secara beruntun bagi Gli Azzurri dan memicu gejolak di tubuh federasi sepak bola Italia, termasuk pengunduran diri presiden federasi serta pelatih sebelumnya.
Mancini sendiri memiliki rekam jejak manis bersama tim nasional Italia. Ia sukses mengantarkan Gli Azzurri menjuarai Piala Eropa 2021 setelah mengalahkan Inggris melalui adu penalti di partai final.
Namun, hanya dua pekan setelah keberhasilan tersebut, ia secara mengejutkan memilih mundur dari jabatannya sebelum kemudian menerima tawaran melatih tim nasional Arab Saudi.
Kini, Mancini mendapat kesempatan kedua untuk membangun kembali kekuatan Italia.
Tantangan pertamanya akan datang saat Gli Azzurri menghadapi Belgia pada ajang UEFA Nations League yang dijadwalkan berlangsung pada 25 September mendatang.
“Munckin beberapa orang akan menentang saya, saya harap tim nanti bias bermain baik,hingga mereka bisa memaafkan saya," ucap Mancini.
Dalam upaya membangun kembali performa tim, Mancini diperkirakan akan mengandalkan sejumlah pemain andalan di berbagai lini.
Di sektor penyerangan terdapat Pio Esposito, Moise Kean, dan Nicolò Zaniolo. Lini tengah akan diperkuat Sandro Tonali bersama Nicolò Barella, sementara pertahanan dipercayakan kepada Riccardo Calafiori dan Marco Palestra.
Adapun posisi penjaga gawang tetap menjadi tanggung jawab Gianluigi Donnarumma sebagai pilihan utama.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]