WAHANANEWS.CO, Jakarta - Pemerintah menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam mendukung kesejahteraan atlet nasional peraih medali SEA Games 2025.
Dukungan tersebut tidak hanya diwujudkan melalui pemberian bonus bernilai besar sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan dedikasi mereka mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional, tetapi juga melalui upaya pendampingan agar bonus tersebut dapat dimanfaatkan secara bijak dan berorientasi pada masa depan atlet.
Baca Juga:
Borong 5 Emas di SEA Games 2025, Martina Ayu Terima Bonus dari Presiden Prabowo
Sebagai langkah konkret, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) bekerja sama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI selaku bank penyalur bonus atlet SEA Games 2025 menggelar kegiatan pembekalan literasi keuangan.
Kegiatan ini berlangsung di Menara Brilian, Jakarta, Rabu (7/1/2026), dan diikuti oleh para atlet serta pelatih peraih medali.
Pembekalan tersebut turut dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir.
Baca Juga:
Menpora Erick Thohir Dorong Domino Jadi Kekuatan Baru Sport Industry Nasional
Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya kesadaran atlet untuk tidak terlena dengan pencapaian saat ini, serta menghindari penggunaan bonus secara konsumtif tanpa perencanaan matang demi menjamin keberlanjutan kehidupan mereka setelah masa aktif bertanding berakhir.
“Kita mengerti bahwa tantangan yang dihadapi para atlet untuk menjaga keberlangsungan kariernya memang tidak mudah. Mereka harus menjaga konsistensi performa, di sisi lain kita harus sadar profesi sebagai atlet ini juga tidak panjang, ada faktor usia yang membatasi pencapaian mereka. Maka sesuai pesan Bapak Presiden yang menginginkan para atlet memikirkan masa depannya, kami adakan pembekalan literasi keuangan ini agar mereka mengerti cara mengatur dan memanfaatkan bonus senilai ratusan juta sampai miliaran rupiah untuk keberlanjutan hidup mereka,” ujar Menpora Erick.
Perhatian terhadap masa depan dan kesejahteraan atlet juga disampaikan oleh Direktur Utama BRI, Hery Gunardi.
Ia berharap kegiatan literasi keuangan ini dapat memberikan pengetahuan praktis dan masukan yang bermanfaat bagi atlet dalam mengelola bonus yang diterima, sehingga dapat digunakan secara tepat dan berdampak jangka panjang.
"BRI dipercaya menjadi mitra dalam penyaluran bonus atlet. Ini merupakan tanggung jawab besar bagi kami untuk memastikan seluruh proses berjalan akuntabel dan transparan. Tujuan literasi keuangan ini adalah membekali atlet dengan pemahaman pengelolaan dan perencanaan keuangan, sehingga dapat menjadi fondasi kesejahteraan jangka panjang ke depan," jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, sesi edukatif literasi keuangan disampaikan oleh Prita Ghozie, seorang perencana keuangan independen sekaligus praktisi literasi finansial.
Melalui pemaparannya, Prita memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya menentukan prioritas tujuan keuangan, mengenali dan mengendalikan pos-pos pengeluaran, serta menyusun perencanaan keuangan yang realistis sesuai kondisi atlet.
Selain itu, para peserta juga dibekali pengetahuan tentang pemilihan instrumen investasi yang tepat, disesuaikan dengan kebutuhan, profil risiko, serta tujuan jangka pendek maupun jangka panjang.
Pembekalan ini diharapkan dapat membantu atlet memanfaatkan bonus prestasi tidak hanya sebagai hasil kerja keras sesaat, tetapi juga sebagai bekal untuk menjamin kesejahteraan hidup mereka di masa mendatang.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]