WAHANANEWS.CO, Jakarta - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda Indonesia di kancah internasional. Siti Aisyah (15), perenang para muda berbakat, sukses mengharumkan nama bangsa dengan meraih dua medali emas pada ajang ASEAN Para Games 2025 yang digelar di Thailand.
Dua medali emas tersebut diraih Siti dari nomor 100 meter backstroke S14 Women’s dan 200 meter backstroke S14 Women’s.
Baca Juga:
Inovasi Hijau di Tangsel: Koperasi Pemulung Berdaya Olah Sampah Jadi Peluang Emas
Pencapaian gemilang ini menjadi bukti kerja keras dan dedikasi tinggi yang ia tunjukkan meski usianya masih sangat muda.
Di balik keberhasilan tersebut, tersimpan kisah perjuangan yang penuh semangat, kejutan membahagiakan, serta mimpi sederhana yang menyentuh hati.
Siti mengaku tidak pernah menyangka mampu meraih hasil luar biasa dalam ajang olahraga terbesar bagi penyandang disabilitas di Asia Tenggara itu.
Baca Juga:
Pemilik Cat Nippon Tutup Usia, Tinggalkan Kekayaan Rp 211 Triliun dan Warisan Bisnis Besar
Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas bonus yang diberikan pemerintah, yang datang lebih cepat dari perkiraannya.
“Sebenarnya nggak nyangka, karena informasi bonusnya setelah Lebaran. Eh ternyata sudah cair sekarang. Terima kasih Bapak Presiden Prabowo (Subianto),” ujarnya dikutip Rabu (25/03/2026).
Keikutsertaannya di ASEAN Para Games menjadi debut yang sangat berkesan dalam perjalanan kariernya sebagai atlet.
Meskipun baru pertama kali tampil di ajang sebesar ini, Siti mampu menunjukkan performa terbaik dan bersaing dengan atlet-atlet berpengalaman dari berbagai negara.
Sebagai atlet muda yang berpikir jauh ke depan, Siti tidak ingin menghamburkan bonus yang diterimanya.
Perempuan asal Padang, Sumatera Barat tersebut telah memiliki rencana matang untuk mengelola penghasilannya dengan bijak.
Ia bertekad menabung dan berinvestasi demi masa depan yang lebih baik.
“Saya mau tabung dulu. Rencananya mau buat investasi, mungkin usaha juga. Yang penting bisa bantu keluarga. Mau buat umrah orang tua,” katanya.
Selain berinvestasi, Siti juga memiliki impian besar untuk membelikan rumah bagi keluarganya.
Baginya, keberhasilan yang diraih saat ini tidak lepas dari dukungan dan doa orang tua, sehingga ia ingin membalasnya dengan kebahagiaan.
Kesadaran akan masa depan sebagai atlet juga menjadi alasan Siti mulai merencanakan kehidupan jangka panjang sejak dini.
Ia memahami bahwa masa kejayaan seorang atlet tidak berlangsung selamanya, sehingga penting untuk mempersiapkan langkah selanjutnya.
Terlebih, dirinya baru kurang dari satu tahun bergabung dengan National Paralympic Committee (NPC).
Ke depan, Siti menargetkan dapat tampil di ajang Asian Para Games yang akan digelar di Jepang.
Dalam waktu dekat, ia juga dijadwalkan mengikuti try out guna mengumpulkan poin kualifikasi sebagai bagian dari persiapan menuju kompetisi yang lebih tinggi.
“Tentu harapannya bisa punya karier panjang, lancar tanpa hambatan, dan bisa pecahkan rekor,” jelasnya.
Di tengah kesibukannya menjalani latihan intensif dan berbagai kompetisi, Siti tetap menaruh perhatian besar pada pendidikannya.
Saat ini, ia mendapatkan dispensasi khusus dari pihak sekolah agar tetap dapat menyeimbangkan antara kewajiban akademik dan karier sebagai atlet nasional.
Prestasi yang diraih Siti Aisyah tidak hanya tentang perolehan medali semata, tetapi juga mencerminkan ketekunan, rasa syukur, serta semangat besar seorang remaja dalam menggapai mimpi dan membahagiakan keluarga.
“Semoga aku bisa tampil lebih baik lagi, mohon doanya,” pungkas Siti.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]