WAHANANEWS.CO, Jakarta - Komite Olimpiade Indonesia (KOI) secara resmi menunjuk Todotua Pasaribu sebagai Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026 yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang.
Penunjukan tersebut diumumkan oleh Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari pada Senin (15/6/2026) sebagai bagian dari langkah strategis dalam mempersiapkan kontingen Merah Putih menghadapi ajang olahraga multievent terbesar di kawasan Asia.
Baca Juga:
Tim Merah Putih Resmi Dilepas ke Asian Beach Games 2026, Fokus pada Tiga Cabang Unggulan
Kehadiran Chef de Mission dinilai memiliki peran penting dalam memastikan seluruh proses persiapan dan pelaksanaan keikutsertaan Indonesia di Asian Games berjalan optimal.
Selain menjadi pemimpin kontingen, CdM juga bertugas mengawal kebutuhan atlet, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta menciptakan suasana yang kondusif agar para atlet dapat fokus meraih prestasi terbaik.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyambut positif penunjukan Todotua Pasaribu sebagai pemimpin kontingen Indonesia pada Asian Games 2026.
Baca Juga:
Indonesia Turunkan 17 Wakil di BAC 2026, Siap Hadapi Persaingan Ketat di Ningbo
Menurutnya, penugasan tersebut merupakan amanah besar yang membutuhkan kepemimpinan kuat dan kemampuan koordinasi yang baik.
“Saya menyambut baik dan memberikan apresiasi atas penunjukan Bapak Todotua Pasaribu sebagai Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Penugasan ini merupakan amanah besar dalam mengawal perjuangan atlet-atlet Indonesia di ajang olahraga terbesar di Asia,” ujar Menpora Erick.
Saat ini, Todotua Pasaribu menjabat sebagai Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Di luar tugas pemerintahan, pria berusia 46 tahun tersebut juga dikenal aktif dalam dunia olahraga nasional, khususnya cabang bola basket.
Kontribusinya terlihat melalui pendirian klub profesional Kesatria Bengawan Solo serta keterlibatannya dalam berbagai kegiatan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi).
Dengan rekam jejak kepemimpinan dan pengalaman manajerial yang dimiliki Todotua, Menpora Erick optimistis kontingen Indonesia akan mendapatkan dukungan yang kuat selama proses persiapan hingga pelaksanaan Asian Games.
Ia menilai sosok Todotua mampu menghadirkan energi positif yang dapat menjaga motivasi dan semangat para atlet untuk tampil maksimal.
“Saya meyakini Bapak Todotua Pasaribu memiliki kapasitas kepemimpinan, kemampuan koordinasi lintas sektor, serta pengalaman manajerial yang sangat dibutuhkan untuk mendukung kesiapan kontingen Indonesia. Peran CdM tidak hanya hadir saat pertandingan berlangsung, tetapi juga memastikan seluruh proses persiapan, pelayanan, dan kebutuhan atlet dapat berjalan secara optimal,” tambah Menpora.
Pemerintah dan KOI berharap kolaborasi yang solid antara seluruh pemangku kepentingan olahraga dapat menjadi modal penting dalam menghadapi Asian Games 2026.
Ajang tersebut tidak hanya menjadi arena perebutan prestasi di tingkat Asia, tetapi juga menjadi bagian penting dari roadmap pembinaan olahraga nasional menuju target yang lebih besar pada Olimpiade Los Angeles 2028.
“Asian Games 2026 merupakan momentum penting untuk menunjukkan kemajuan pembinaan olahraga nasional sekaligus menjadi bagian dari persiapan menuju target-target besar Indonesia di ajang multievent internasional berikutnya. Ini merupakan salah satu jembatan dan tolok ukur kontingen kita sebelum menuju Olimpiade 2028. Karena itu, saya berharap di bawah kepemimpinan CdM Todotua Pasaribu, seluruh elemen kontingen dapat bergerak dalam satu semangat, satu tujuan, dan satu tekad untuk mengharumkan nama bangsa,” pungkas Menpora Erick.
Sementara itu, Todotua Pasaribu menyampaikan rasa syukur sekaligus tanggung jawab besar atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
Ia menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh atlet Indonesia memperoleh dukungan terbaik sehingga dapat tampil dengan kondisi optimal saat bertanding.
"Dengan dukungan yang tepat, saya yakin atlet Indonesia dapat tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik untuk bangsa,” tutur Todotua.
Sebagai Chef de Mission, Todotua akan memimpin seluruh operasional dan koordinasi Kontingen Indonesia selama Asian Games 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
Tugasnya mencakup sinkronisasi persiapan cabang olahraga, penguatan layanan bagi atlet dan ofisial, hingga memastikan seluruh kebutuhan kontingen terpenuhi selama berlangsungnya pesta olahraga terbesar di Asia tersebut.
Melalui kepemimpinan yang kuat, persiapan yang matang, serta dukungan dari seluruh elemen olahraga nasional, Indonesia diharapkan mampu meraih hasil maksimal sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu kekuatan olahraga di kawasan Asia.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]