Meski sempat kehilangan fokus di gim kedua, keduanya mampu bangkit dan menguasai gim penentu.
“Di awal pertandingan kami masih adaptasi. Di gim kedua kami sempat hilang fokus, tapi di gim ketiga bisa langsung in sejak awal dan menjaga ritme hingga akhir,” kata Reza Pahlevi.
Baca Juga:
Indonesia Pastikan Tiket Final Speed World Climbing Series Krakow, Peluang Emas Terbuka
Momentum kebangkitan Indonesia berlanjut pada partai ketiga. Tunggal putra, Moh Zaki Ubaidillah, tampil dominan dan membawa Indonesia berbalik unggul 2–1.
Kepastian tiket final kemudian dipastikan oleh ganda putra kedua, Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana, yang turun di partai keempat.
Leo dan Bagas bermain meyakinkan dengan kemenangan dua gim langsung melawan pasangan Singapura, Donovan Willard Wee dan Jia Hao Howin Wong, melalui skor 21–12 dan 21–19.
Baca Juga:
Tim Para Bulu Tangkis Indonesia Borong 11 Emas di Eropa, Leani Ratri Sumbang Lima Gelar
Hasil ini sekaligus menutup perlawanan Singapura dan memastikan keunggulan Indonesia 3–1.
“Alhamdulillah bisa melaju ke babak final, tim putra menyusul tim beregu putri. Siapapun lawannya kami positif dan optimis bisa memberikan yang terbaik. Tim Indonesia harus menyiapkan yang terbaik karena di tim beregu apa saja bisa terjadi,” ujar pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando.
Laga final perebutan medali emas dijadwalkan berlangsung pada Rabu (10/12/2025) di venue yang sama.