WAHANANEWS.CO, Jakarta - Bek muda berbakat milik FC Barcelona, Pau Cubarsí, mulai mencuri perhatian sebagai salah satu calon bintang besar di ajang Piala Dunia FIFA 2026.
Penampilannya yang tenang, disiplin, serta kemampuannya dalam mengolah bola dari lini belakang membuatnya digadang-gadang menjadi pilar masa depan Spanyol.
Baca Juga:
Trump Restui Iran Tampil di Piala Dunia 2026, FIFA Pastikan Tetap Berlaga di AS
Lahir pada 22 Januari 2007, Cubarsí tergolong sangat muda untuk ukuran pemain inti di level tertinggi.
Meski demikian, ia telah mencatatkan lebih dari 135 penampilan bersama Barcelona.
Perannya tak hanya sebagai benteng pertahanan, tetapi juga sebagai pengatur awal serangan, baik di level klub maupun tim nasional.
Baca Juga:
Sambut Piala Dunia 2026, New York Gelar Fan Zone Gratis untuk Semua Warga
Pelatih tim nasional Spanyol, Luis de la Fuente, memberikan pujian tinggi atas perkembangan pesat sang pemain.
“Siapapun yang melihat Pau bermain, akan melihat betapa hebatnya dia. Kami semua tahu Cubarsi masih sangat muda, namun kami sadar betapa besar potensinya," ujar pelatih timnas Spanyol,Luis de la Fuente.
Bersama Barcelona, Cubarsí semakin bersinar terutama saat tampil di kompetisi elite Eropa, Liga Champions UEFA.
Ia mendapat kepercayaan tampil sebagai starter sejak menjalani debut pada 18 Januari 2024 di bawah arahan Xavi Hernandez.
Perkembangannya pun terus berlanjut di era kepelatihan Hansi Flick yang menilai kualitas Cubarsí sudah berada di level tinggi meski usianya masih belia.
“Luar biasa melihat bagaimana Cuba menjaga pertahanannya. Dia muda, baru 19 tahun dan sudah punya kualitas yang bagus. dalam hal permainan, dia sama dengan Lamine yamal,," ucap pelatih Barcelona, Hansi Flick.
Di skuad Blaugrana, Cubarsí menjadi simbol regenerasi bersama talenta muda lain seperti Lamine Yamal.
Sementara di level internasional, meski baru mengoleksi 11 caps bersama timnas senior Spanyol, ia telah menunjukkan konsistensi dengan tampil penuh dalam tiga pertandingan internasional terakhir.
Tak hanya itu, kontribusinya juga terasa saat membantu Spanyol meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024.
Penampilan solidnya membuat banyak pihak menilai Cubarsí sebagai penerus bek legendaris Spanyol, seperti Carles Puyol dan Gerard Piqué.
Dengan perkembangan yang pesat dan mentalitas yang matang, Pau Cubarsí berpotensi menjadi salah satu sosok kunci dalam perjalanan Spanyol di Piala Dunia 2026 mendatang.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]