WAHANANEWS.CO, Jakarta - Nama Rizki Juniansyah tengah menjadi perhatian publik setelah menerima kenaikan pangkat dari Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah upacara di Istana Kepresidenan, Kamis (8/1/2026).
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi negara atas prestasi gemilang Rizki di dunia olahraga, khususnya cabang angkat besi.
Baca Juga:
Prabowo Naikkan Pangkat Eks Tim Mawar dan Sejumlah Purnawirawan
Rizki merupakan lifter andalan Indonesia yang sukses memecahkan rekor dunia pada ajang SEA Games 2025 di Thailand.
Ia tampil dominan di kelas 79 kilogram putra dengan menyabet medali emas, sekaligus menorehkan capaian angkatan luar biasa.
Pada nomor snatch, Rizki mampu mengangkat beban seberat 160 kilogram, sementara di clean and jerk ia mencatatkan angkatan 205 kilogram.
Baca Juga:
Dua Jenderal Bintang Tiga Lahir, Total 27 Pati Polri Dapat Kenaikan Pangkat
Total angkatan tersebut tidak hanya mengantarkannya ke podium tertinggi, tetapi juga mengukuhkan namanya sebagai pemegang rekor dunia baru di kelasnya.
Prestasi di SEA Games itu melengkapi perjalanan konsisten Rizki yang sebelumnya telah mencatat sejarah di Olimpiade Paris 2024.
Dalam ajang olahraga terbesar dunia tersebut, Rizki berhasil menjadi atlet angkat besi Indonesia pertama yang meraih medali emas Olimpiade, sebuah pencapaian monumental bagi Merah Putih.
Lahir di Serang, Banten, pada 17 Juni 2003, Rizki tumbuh di lingkungan keluarga atlet.
Ia merupakan anak didik dari lifter senior Triyatno, yang juga dikenal sebagai kakak iparnya. Darah olahraga mengalir kuat dalam dirinya sejak kecil.
Ayah Rizki, M. Yasin, adalah mantan lifter nasional yang pernah mengharumkan nama Indonesia di ajang SEA Games era 1980-an hingga awal 1990-an.
Sementara itu, sang ibu, Yeni Rohaeni, juga memiliki latar belakang sebagai atlet angkat besi tingkat provinsi.
Sejak berusia tujuh tahun, Rizki telah rutin berlatih di sasana milik keluarganya dan mendapat pembinaan langsung dari sang ayah.
Bakat besarnya terlihat sejak dini, ditandai dengan torehan medali emas di berbagai kejuaraan nasional.
Karier internasional Rizki pun terus menanjak. Ia sempat tampil di Kejuaraan Dunia IWF 2023 di Riyadh, Arab Saudi.
Namun, perjalanan kariernya sempat terhenti akibat operasi usus buntu pada Agustus 2023, yang membuatnya harus menjalani masa pemulihan cukup panjang sebelum kembali berlatih pada Januari 2024.
Meski sempat absen, Rizki langsung bangkit dan menunjukkan performa luar biasa di IWF World Cup 2024.
Ia keluar sebagai juara dan kembali mencetak rekor dunia dengan total angkatan 365 kilogram di kelas 73 kilogram.
Puncak prestasi kembali diraih Rizki saat tampil di Olimpiade Paris 2024. Pada usia 21 tahun 52 hari, ia sukses meraih emas dan sekaligus mencatatkan diri sebagai atlet Indonesia termuda peraih medali emas Olimpiade, mematahkan rekor yang sebelumnya dipegang Susi Susanti sejak Olimpiade 1992.
Dengan usia yang masih sangat muda, pengalaman internasional yang matang, serta mental juara yang kuat, Rizki Juniansyah kini menjadi tumpuan harapan baru angkat besi Indonesia.
Atlet berusia 22 tahun tersebut disebut mulai mempersiapkan diri untuk kembali berburu prestasi di berbagai ajang multievent internasional mendatang.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]