WAHANANEWS.CO, Jakarta - Asosiasi Sepak Bola Skotlandia (SFA) resmi menunjuk Sébastien Pocognoli sebagai pelatih kepala baru tim nasional Skotlandia.
Pelatih berusia 39 tahun tersebut dipercaya untuk memimpin skuad The Tartan Army setelah sebelumnya memiliki pengalaman menangani sejumlah klub Eropa, termasuk AS Monaco dan Union Saint-Gilloise.
Baca Juga:
Djed Spence Resmi Gabung Inter Milan, Dikontrak hingga 2031
Penunjukan Pocognoli menjadi langkah baru bagi Skotlandia dalam mempersiapkan tim menghadapi berbagai agenda internasional mendatang.
Ia datang dengan catatan positif setelah berhasil membawa Union Saint-Gilloise meraih gelar Liga Belgia musim 2024/2025.
Keberhasilan tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting dalam perjalanan karier kepelatihan Pocognoli.
Baca Juga:
Dusan Vlahovic Resmi Merapat ke Besiktas, Reuni dengan Vincenzo Italiano
Kini, ia mendapatkan tantangan yang berbeda karena harus menangani tim nasional dan membangun skuad yang mampu bersaing di level internasional.
Pocognoli mengaku bangga sekaligus antusias setelah mendapatkan kepercayaan untuk memimpin tim nasional Skotlandia.
Ia menilai kesempatan tersebut merupakan tantangan besar sekaligus fase penting dalam kariernya sebagai pelatih.
“Saya sangat bangga dan bersemangat mendapat kesempatan memimpin tim nasional Skotlandia, saya tidak sabar untuk memulai perjalanan ini bersama para pemain dan staf," kata Pocognoli. Seperti dikutip laman Sky Sport, Selasa18 Agustus 2026.
Pocognoli menggantikan Steve Clarke yang sebelumnya mengakhiri masa tugasnya sebagai pelatih kepala Skotlandia setelah menjalani periode kepemimpinan selama empat tahun.
Pergantian tersebut diharapkan dapat memberikan energi baru bagi tim nasional sekaligus menjaga perkembangan sepak bola Skotlandia di pentas internasional.
Dalam menjalankan tugas barunya, Pocognoli juga menyadari besarnya harapan masyarakat Skotlandia terhadap tim nasional.
Dukungan suporter dinilainya menjadi salah satu faktor penting yang dapat membantu skuad dalam menghadapi berbagai pertandingan dan kompetisi ke depan.
“Saya tahu betapa berartinya tim nasional bagi masyarakat Skotlandia. Dukungan para suporter akan menjadi bagian penting dalam perjalanan kami,” kata Pocognoli.
Laga pertama Pocognoli sebagai pelatih Skotlandia dijadwalkan berlangsung pada September 2026. Ia akan memimpin tim menghadapi Slovenia dalam ajang UEFA Nations League.
Pertandingan tersebut sekaligus menjadi ujian awal bagi Pocognoli untuk menerapkan strategi dan filosofi permainannya bersama skuad Skotlandia.
Selain mempersiapkan tim menghadapi pertandingan, ia juga dituntut membangun fondasi skuad yang kompetitif untuk menghadapi agenda internasional berikutnya.
Penunjukan Pocognoli juga mencatatkan sejarah tersendiri bagi sepak bola Skotlandia. Ia menjadi pelatih asing kedua yang dipercaya menangani tim nasional putra negara tersebut setelah Berti Vogts.
Dengan pengalaman di level klub serta keberhasilan meraih gelar Liga Belgia, Pocognoli kini diharapkan mampu membawa pengalaman tersebut ke tim nasional.
Tantangan utamanya adalah menyatukan pemain, membangun kekuatan tim, serta menjaga konsistensi performa Skotlandia di kompetisi internasional.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]