Ia lebih sering maju ke net di momen-momen krusial, termasuk pada poin-poin penentuan di set ketiga, untuk menekan Raducanu.
“Saya rasa itu permainan yang cukup beresiko bagi saya, tetapi sangat membantu untuk memberikan banyak tekanan padanya. Resiko tersebut terbukti membuahkan hasil,” ujar Sabalenka.
Baca Juga:
Aryna Sabalenka Pertahankan Gelar Brisbane International, Kukuhkan Dominasi di Awal Musim 2026
Kemenangan ini membuat Sabalenka mempertahankan rekor sempurna melawan Raducanu dalam tiga pertemuan terakhir selama 18 bulan terakhir.
Musim ini, ia telah mencatatkan 49 kemenangan dan hampir menghabiskan 100 jam bertanding di lapangan.
Di sisi lain, Raducanu masih kesulitan menembus dominasi petenis elite dunia.
Baca Juga:
Tumbangkan Spanyol, Italia Ukir Rekor Bersejarah Tiga Kali Juara Piala Davis
Dari 12 pertemuan melawan penghuni peringkat lima besar WTA, petenis asal Inggris itu baru sekali mencatat kemenangan.
Sabalenka selanjutnya akan menghadapi wakil Spanyol, Jessica Bouzas Maneiro, pada babak 16 besar, hari ini Rabu (13/8/2025).
Maneiro melaju setelah mengalahkan petenis tuan rumah, Taylor Townsend, dua set langsung dengan skor 6-4, 6-1.