WAHANANEWS.CO, Jakarta - Pemerintah Kota New York mengambil langkah inklusif dalam menyambut perhelatan Piala Dunia FIFA 2026 dengan menghadirkan zona penggemar gratis yang tersebar di lima wilayah kota.
Inisiatif ini dirancang agar seluruh warga dapat menikmati atmosfer pertandingan tanpa dipungut biaya, sekaligus memperluas akses hiburan publik selama turnamen berlangsung.
Baca Juga:
Wasit Wanita Kembali Bertugas di Piala Dunia 2026, FIFA Tunjuk Enam Nama
Kebijakan tersebut diumumkan langsung oleh Wali Kota Zohran Kwame Mamdani bersama FIFA World Cup 2026 New York New Jersey Host Committee.
Program ini tidak hanya menghadirkan nonton bareng pertandingan, tetapi juga beragam aktivitas pendukung seperti pertunjukan budaya, instalasi interaktif, hingga ruang komunitas yang dirancang untuk semua kalangan.
Langkah penyebaran lokasi zona penggemar ke lima wilayah Queens, Manhattan, Bronx, Brooklyn, dan Staten Island menjadi strategi utama untuk memastikan pemerataan akses.
Baca Juga:
FIFA Dikritik Soal Harga Tiket Mahal, Tembus Ribuan Dolar
Dengan demikian, masyarakat tidak perlu terpusat di satu titik, melainkan bisa menikmati euforia turnamen dari wilayah masing-masing.
Wali Kota Mamdani menegaskan bahwa konsep ini terinspirasi dari keberhasilan zona penggemar di edisi-edisi Piala Dunia sebelumnya.
“Kami ingin menghadirkan Piala Dunia yang menjadi milik semua warga New York,” ucap Mamdani dalam keterangan tertulis di laman resmi pemerintah kota New York dilansir, Kamis, 29 April 2026.
Ia menambahkan bahwa pendekatan desentralisasi ini bertujuan menjangkau seluruh komunitas secara merata.
“Dengan acara gratis di setiap wilayah, semua orang bisa ikut merasakan kebahagiaan ini,” ujar wali kota berusia 34 tahun tersebut.
Sementara itu, Gubernur Kathy Hochul menyampaikan kesiapan New York dalam menyambut kedatangan penggemar dari berbagai penjuru dunia.
Ia menilai distribusi acara ke lima wilayah menjadi simbol kuat kebersamaan lintas komunitas.
“Warga New York siap menyambut penggemar dari seluruh dunia dan menjadi bagian dari momen bersejarah ini. Acara gratis ini menghadirkan semangat pertandingan ke setiap komunitas sekaligus mempererat kebersamaan,” kata Hochul.
Konsep ini sekaligus menegaskan komitmen menghadirkan perayaan yang inklusif.
Warga dari berbagai latar belakang sosial, ekonomi, maupun budaya dapat merasakan atmosfer Piala Dunia tanpa harus datang langsung ke stadion utama.
Selain itu, sejumlah ruang publik strategis dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan guna memastikan akses yang mudah dan nyaman.
Secara keseluruhan, rangkaian zona penggemar ini akan berlangsung selama 39 hari dan menjadi bagian dari perayaan kota berskala besar.
Selain memperkuat interaksi sosial, kegiatan ini juga diproyeksikan mendorong perputaran ekonomi lokal, mulai dari sektor kuliner hingga pariwisata.
Berikut rincian lokasi dan jadwal zona penggemar di lima wilayah New York:
1. QUEENS
USTA Billie Jean King National Tennis Center, Flushing Meadows | 11–27 Juni 2026
Program harian dan nonton bareng pertandingan
2. MANHATTAN
Rockefeller Center | 6–19 Juli 2026
Program harian dengan jam operasional diperpanjang selama pekan final
3. BRONX
Bronx Terminal Market | 13–14 Juni 2026
Program hari pertandingan dan kegiatan budaya lokal
4. BROOKLYN
Brooklyn Bridge Park | 13 Juni–19 Juli 2026
Program harian dan nonton bareng pertandingan
5. STATEN ISLAND
Staten Island University Hospital Community Park | 29 Juni–2 Juli 2026
Program harian dan nonton bareng pada malam hari
[Redaktur: Ajat Sudrajat]