WAHANANEWS.CO, Jakarta - Persaingan papan atas Mandiri Indonesia Open 2025 semakin menarik usai putaran kedua yang digelar di Pondok Indah Golf Course, Jakarta, Jumat (29/8/2025).
Pertandingan sempat terganggu oleh cuaca buruk, sehingga 24 pegolf tidak bisa menuntaskan permainan dan harus melanjutkan pada hari berikutnya.
Baca Juga:
Daftar Lengkap Pemenang Turnamen Golf Piala Bergilir Gatrik 2024 IKAPELEB KESDM
Di tengah kondisi tersebut, pegolf Malaysia Shahriffuddin Ariffin tampil luar biasa dengan mencatatkan skor terbaik turnamen sejauh ini.
Ia menyelesaikan 36 hole dengan catatan impresif 64 pukulan atau 8-under par, sehingga total raihannya menjadi 131 pukulan (13-under par) dan mengantarkannya ke posisi puncak klasemen sementara.
Pegolf berusia 28 tahun itu membukukan empat birdie dan dua eagle tanpa sekalipun melakukan bogey.
Baca Juga:
Turnamen Golf Gatrik 2024 Sukses Digelar, Dirut PT GSS: Tingkatkan Kolaborasi Stakeholder Ketenagalistrikan
Catatan tersebut membuatnya mencatat skor terendah pada hari itu.
“Saya puas dengan permainan hari ini, karena sejak minggu lalu percaya diri,” ujar Shahriffuddin. Ia menambahkan, permainan terbaik muncul saat menikmati permainan dan menjaga momentum di lapangan.
Shahriffuddin juga menyampaikan apresiasinya kepada sang pelatih, Zafran, yang dinilai sangat membantu dalam memperbaiki teknik swing maupun putting.
Ia mengakui sebelumnya sempat mengalami kendala “yips” saat putting, namun berkat perbaikan yang konsisten, kini ia bisa tampil lebih percaya diri.
Meski Shahriffuddin memimpin, persaingan di papan atas masih sangat ketat.
Ia hanya unggul satu pukulan dari pegolf Thailand, Suteepat Prateeptienchai, yang konsisten mencatat dua skor 66 berturut-turut selama dua hari.
Pegolf berusia 25 tahun yang telah mengoleksi tiga gelar Asian Tour itu kini mengumpulkan total skor 132 pukulan (12-under par).
Di sisi lain, batas cut sementara berada di skor 141 (3-under par).
Empat pegolf Indonesia dipastikan berada di zona aman, termasuk Naraajie Ramadhan Putra, Kevin C. Akbar, Gabriel Hansel Hari, dan Amadeus Susanto.
Naraajie menjadi yang paling menonjol di antara wakil tuan rumah.
Setelah bermain 71 (1-under) di putaran pertama, ia bangkit dengan torehan 65 (7-under) di putaran kedua.
Catatan totalnya 136 pukulan (8-under par) menempatkannya di posisi T8, sejajar dengan beberapa pegolf internasional.
“Hari ini saya bermain sabar, sempat bogey di hole pertama,” ujar Naraajie setelah menutup putaran kedua. Ia mengaku lebih percaya diri dengan kondisi lapangan hari itu yang relatif bersahabat tanpa terpaan angin kencang. “Setelah itu saya bisa mencatat tujuh birdie, termasuk dari hole 10 tempat saya memulai permainan.”
Dengan dua putaran tersisa, persaingan menuju gelar juara Mandiri Indonesia Open 2025 dipastikan semakin sengit.
Semua mata kini tertuju pada Shahriffuddin yang sedang berupaya mempertahankan momentum, serta pada wakil Indonesia yang berusaha terus menekan agar bisa bersaing di papan atas.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]