Selanjutnya Prannoy mampu mengembangkan permainannya hingga membuat Jonatan kerepotan.
Setelah disamakan 8-8, Jonatan langsung memanfaatkan kesalahan beruntun yang dilakukan oleh Prannoy.
Baca Juga:
Puasa Gelar Individu 2 Tahun, Jojo Akhirnya Juara Lagi
Interval gim kesatu lalu menjadi milik Jonatan dengan 11-8.
Selepas jeda, Jonatan tampak bermain bertahan. Dia menempatkan setiap pukulannya di sisi sulit yang dijangkau oleh Prannoy.
Pengembalian kurang sempurna dilakukan Prannoy menjadi keuntungan bagi Jonatan untuk memperpanjang selisih poin mereka menjadi 14-10.
Baca Juga:
Mantap! Ganda Putra Indonesia Fajar/Rian Juara Swiss Open 2022
Jonatan tampak menguasai di depan net untuk merepotkan Prannoy.
Kesalahan dalam mengembalian kerap dilakukan Prannoy yang menjadi keuntungan bagi Jonatan untuk mendapat tambahan enam poin beruntun.
Pada posisi poin kritis 20-10, Prannoy hanya mampu menambah dua poin saja sebelum ditutup gim kesatu menjadi milik Jonatan dengan 21-12.