Hal tersebut lantas membuat pembawa acara asal Brasil, Jose Luiz Datena, mengkritik pemain timnas Brasil itu.
"Neymar bisa saja menegaskan ke pihak PSG untuk datang ke sini (pemakaman Pele). Dia sudah beberapa kali bisa untuk datang ke pesta, tetapi mengapa tidak bisa untuk mengucapkan selamat tinggal pada Pele?" ucap Datena dilansir dari UOL.
Baca Juga:
Neymar Perpanjang Kontrak di Santos hingga 2025, Siap Bangkit Demi Piala Dunia
"Saya pikir, Neymar sebagai pemain Brasil memiliki kewajiban untuk setidaknya menghadiri pemakaman Pele buat mengucapkan selamat tinggal," katanya menyambung.
Pembawa acara program "Brasil Urgente" ini juga memberikan kritik terhadap para pemain timnas Brasil saat ini.
Ia mengatakan bahwa pemain Brasil saat ini cenderung lebih mementingkan untuk tampil dan "pamer" di internet ketimbang memprioritaskan kepentingan negara dalam kompetisi internasional.
Baca Juga:
Cedera Panjang Jadi Biang Keladi Redupnya 'Neymar' Hingga Dilepas Al Hilal
"Mereka sangat jauh dari rakyat, itu sebabnya kami belum memenangkan Piala Dunia selama 20 tahun," kata pembawa acara asal Brasil itu.
"Mereka yang tidak ingat sejarah dan asal-usulnya, benar-benar tidak memiliki komitmen yang diperlukan saat bermain dalam kejuaraan", ujar dia.
Ia menceritakan tentang bagaimana situasi permainan sepak bola di era Pele.