Hanya dua tim yang berhak mendapatkan tiket ke Piala Dunia Amputasi 2022 yang akan digelar di Turki pada Oktober mendatang.
Vicente Mariano, selaku Komite Humas dan Media PSAI (Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia), menyatakan bahwa keberhasilan lolos ke Piala Dunia 2022 seharusnya menjadi pemantik bagi Pemerintah Indonesia untuk lebih memberi apresiasi bagi timnas sepakbola amputasi Indonesia.
Baca Juga:
Kalah 5 – 1 dari Australia, Erick Thohir: Saya Tetap Dukung Tim Nasional
Vicente juga mengatakan, timnas sepakbola amputasi Indonesia yang selama ini bernaung di PSAI memang kurang mendapat perhatian dari pemerintah.
"Ini merupakan sebuah pembuktian bahwasanya kehadiran PSAI dengan Timnas Garuda INAF-nya berhak mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Indonesia, baik itu Presiden maupun Kemenpora," kata Vicente kepada wartawan.
"Apalagi melihat daya juang PSAI selama lima tahun berdiri tidak mendapatkan dukungan dan perhatian pemerintah," lanjutnya.
Baca Juga:
Komisi XIII DPR RI Setujui Naturalisasi Emil Eudero, Dea James dan Joey Pelupessy
"Namun, kami mampu menunjukkan prestasi dengan lolos kualifikasi dan akan tampil di Piala Dunia di Turki," tandasnya.
"Kami berharap keberhasilan ini bisa menjadi warna, motivasi, dan inspirasi bagi PSSI dan Timnas Garudanya," tuturnya, menambahkan.
Adapun Kualifikasi Piala Dunia Amputasi 2022 berlangsung mulai 12 Maret 2022 hingga 14 Maret.