WahanaNews.co | Mungkin anda sudah tak asing dengan istilah panel surya.
Panel surya merupakan alat untuk memanen energi matahari dan mengubahnya menjadi listrik.
Baca Juga:
Dorong Pemanfaatan Panel Surya, HKBP Distrik XIX Bekasi Helat Seminar dan Workshop Green Energy
Namun pada tahun 2014 lalu, para peneliti di Michigan State University telah mengembangkan panel surya transparan sehingga memungkinkan orang memanen matahari dari jendela.
Seperti dikutip dari laman We Forum, penggunaan panel surya tembus pandang secara masal nantinya bukan hanya mimpi semata.
Beberapa perusahaan di Amerika Serikat sudah menggunakannya dan ini memiliki potensi besar untuk membantu memenuhi kebutuhan energi dunia dari sumber terbarukan.
Baca Juga:
Aturan PLTS Atap Direvisi Pemerintah, Ini Dampaknya
Jendela surya diperkirakan dapat menyediakan 40 persen permintaan energi di Amerika Serikat.
Bila dikombinasikan dengan penggunaan panel surya, maka kedua teknologi ini bisa menyediakan 100 persen kebutuhan energi di Amerika.
Karena ada begitu banyak penggunaan kaca dunia terutama di gedung komersil, maka potensi pengembangan produk ini sangat besar.
Terlebih bisa digunakan pada jutaan gedung pencakar langit yang ada di dunia yang mayoritas menggunakan material kaca pada fasadnya.
Salah satu perusahaan Amerika Serikat yang tengah mengembangkan jendela surya, Ubiquitous Energy mengatakan pihaknya berencana untuk mengubah gedung pencakar langit menjadi peternakan surya vertikal dengan memasang jendela surya.
Perusahaan yang berbasis di California ini berharap bisa mulai memproduksi jendela surya transparan untuk bangunan secara massal pada tahun 2024.
Di kota-kota dengan banyak bangunan dan ruang terbatas, menyiapkan instalasi panel surya tradisional sulit dilakukan.
Karena itu, kehadiran jendela surya akan menjadi solusi yang tepat jika ingin mengubah gedung menjadi ramah lingkungan. [rin]