"Itu tanah milik istrinya dapat dari warisan. Mungkin harga tanah yang dilaporkan cukup tinggi. Harga tanah di Jakarta kan rata-rata Rp 10 juta per meter persegi," kata Wahidin melalui pesan WhatsApp, Senin (13/9/2021).
Wahidin menilai, wajar Nurhali masuk jajaran pejabat terkaya di Indonesia, karena hartanya berasal dari warisan keluarga.
Baca Juga:
Polisi Ungkap Peran Bahar Smith dalam Dugaan Penganiayaan Anggota Banser
"Ya wajar, habis dari mana (hartanya). Korupsi ya enggak mungkinlah, korupsi apa (kepala sekolah)," ujar Wahidin.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten, Komarudin, juga menyampaikan hal serupa.
"(Harta paling besar berasal dari) uang tanah. Itu tanah warisan, tanah warisan istrinya. Konsep kita data suami istri kan jadi satu," kata Komarudin, Senin (13/9/2021).
Baca Juga:
Selain Habib Bahar, Tiga Orang Lain Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan Banser
Komarudin mengetahui harta kekayaan Nurhali karena BKD memantau proses pelaporan LHKPN oleh para PNS.
Menurut Komarudin, proses pelaporan yang dilakukan Nurhali telah sesuai prosedur.
"Nah menurut kami, BKD, itu (proses input data) sudah benar," tutur Komarudin. [qnt]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.